HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Alamak..!!!  Praktik Perjudian Dadu Sabung Ayam Diduga di Backup Oknum Aparat

By On 7:24 AM

 Hari : Jumat   Tanggal : 17 Mei 2019.
Pukul : 21.30 Wib.   Lokasi :   Tembesi Buton samping pabrik tahu.
     
Tim awak media ini tanpa sengaja memergoki dan melihat langsung praktik perjudian yang terang-terangan dilakukan di dalam pemukiman warga atau penduduk di ruli Tembesi Buton dekat simpang Barelang Batu aji padahal saat ini sudah memasuki Bulan  Puasa atau Bulan Suci Ramadhan, yang belum pernah ditangkap dan dilakukan razia oleh pihak Polsek setempat, Polresta Barelang dan Polda Kepri ataupun Tim MABES - POLRI PUSAT serta razia Gabungan TNI-POLRI,,, sehingga tetap saja membandel dan ngotot untuk buka lapak judi di lokasi pemukiman warga tersebut,  Mungkin lapak judi tersebut sangat strategis dan cocok buat memikat hati para penggila judi yang tergiur dengan kemenangan yang cukup lumayan besar imbalan hadiahnya.      Walaupun Bos Judi, Aparat Penegak hukum, Para Preman, Para pekerja dan Para pemain atau Para penonton rata-rata sudah mengetahui resiko hukumnya masih saja melaksanakan kegiatan judi  Dadu Sabung Ayam tersebut secara bersama-sama. Tentang Undang-undang atau Pasal yang mengatur tentang Pelaksanaan Penertiban Perjudian. Pasal 303 BIS KUHP mengancam tersangka 4 tahun penjara sedangkan Pasal 303 KUHP mengancam tersangka 10 tahun penjara.   Berdasarkan Penentuan Pasal 4 UU No.7 tahun 1974 dan Peraturan Pemerintah ( PP ) No.9 tahun 1987 tentang Pelaksanaan Penertiban Perjudian yang sudah jelas melanggar hukum negara dan hukum agama.        
Tim awak media ini sempat mewawancarai beberapa pengunjung dan warga penduduk setempat yang tidak mau disebutkan nama dan inisialnya kepada tim awak media ini tentang bagaimana dampa negatif dan positifnya Praktik Perjudian di pemukiman warga tersebut...???"""     " Disini pak-bu sebenarnya lokasinya nyaman dan asyik,  bandarnya bermodal besar dan tanggung jawab kalau pemain menang berapaun pasti dibayarkan, namun kurang aman dan terlalu sering terjadi keributan dengan pihak-pihak oknum aparat dari luar yang mengamuk karena tidak dihargai berkunjung kesini, padahal sepengetahuan kita aparat keamanan atau oknum prajurit TNI-POLRI kan tidak boleh bermain judi, menderen ( minta-minta ) di lapak judi apalagi memback up secara langsung begini, sambil goyang kepala dan tertunduk Bapak ini kembali berkata, " Mau jadi Apa Republik Indonesia kita ini, Jika oknum aparat TNI-POLRI kita bermental dan bertingkah-laku seperti ini, miris sekali kan, Gimana kalau negara-negara tetangga kita seperti : Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, kamboja, Myanmar dan RRC melihat situasi ini, negara kita kan bisa dikecilkan kekuatannya."  " Maaf ya pak-bu  harusnya itu namannya aparat TNI-POLRI kerjanya cuman Latihan fisik terus- menerus atau latihan perang yang keras, menjaga dan melindungi negara NKRI tercinta ini bukannya malah nanduk atau deren bahkan membuat resah kami warga disini, Begini-beginipun saya seorang pensiunan TNI juga kok, kalau kami dahulu tidak pernah ada hal-hal yang memalukan seperti ini, Komandan kami langsung menindak tegas dan tak ada ampun, karena kita sudah digaji, dilatih,  dan difasilitasi oleh negara kan. " " Disini Pernah ada juga oknum wartawan beberapa bulan yang lalu sempat hampir mau dipukuli dan dikeroyok ramai-ramai oleh aparat keamanan dan pihak preman yang mengelolah lokasi judi disini, Pasalnya karena berani motho-motho dan memvideokan permainan judi dadu sabung ayam di lokasi ini tanpa seizin mereka, sambil duduk gemetar didepan teras rumahnya bapak tua ( Kakek ) ini terakhir  mengatakan, " Ya mungkin hanya itu saja yang berani kami sampaikan di bulan suci ramadhan atau bulan puasa yang penuh berkah ini, tutur bapak tua atau kakek pensiunan TNI  didampingi oleh istrinya yang merasa resah ketika melintas di lokasi tersebut, tuturnya sambil tersenyum. "                                        * FERRA RI-1 #

Beking Galian C Ilegal Di Tebing tinggi Ancam Wartawan.

By On 8:09 AM



EXPOSE | Tebing tinggi~
Setelah mendengar pemberitaan dari Mensos,baik itu dari televisi dan media online, terkait maraknya penambang pasir secara Ilegal atau galian C yang di duga tak mempunyai Ijin beberapa hari yang lalu,pihak pemilik melalui pengawas lapangan yang di tugaskan dari oknum TNI tidak terima dan malah marah-marah,Kamis(16/5).

 Seperti pantuan wartawan di lokasi,sudah jelas di lokasi aliran sungai Padang maraknya penambang pasir secara Ilegal atau Galian C tanpa ijin, tepatnya di jalan Iklas,Lingkungan I,Kelurahan Tanjung marulak,Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi,dengan menggunakan 2 unit alat berat yang mengambil tanah atau pasir dari dalam aliran sungai Padang kota Tebing tinggi,yang nantinya pasir atau tanah yang di ambil dari dalam sungai tersebut akan di gunakan untuk menimbun suatu lahan milik seorang pengusaha warga Thionghoa di kota Tebingtinggi.

 Tiba-tiba setelah mendengar adanya pemberitaan yang terbit di televisi dan di media online,pengawas dari galian C yang di duga dari Oknum TNI,menelpon salah satu wartawan sambil marah-marah dengan nada besar mengatakan," siapa yang memberitakan galian C Itu,kalau mau buat berita itu pake persedur dan konfirmasi dulu jangan asal-asalan saja,silakan saja mau kalian buat apa beritanya saya tidak takut,lantang Oknum TNI.

 Dengan gaya menantangnya seorang oknum TNI melalui handphone seluler kepada wartawan,ketua PWI kota Tebingtinggi Abdulah Sani Hasibuan sangat kecewa atas tindakan seorang oknum TNI yang berlaga seperti preman,padahal beliau adalah seorang aparatur negara Republik Indonesia,dan bukan preman yang bisa menakut-nakuti rakyat,kesal Abdulah Sani.


 "Di tempat terpisah,Setelah di konfirmasi wartawan melalui Handphone seluler terkait maraknya Galian C tanpa Izin di alirran sungai padang,kepala Dinas perizinan kota Tebingtinggi Surya Darma mengatakan,untuk galian C yang ada di jalan Iklas,Lingkungan I, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi,dirinya tidak tahu sama sekali kalau adanya galian C di alirran sungai padang.

'Bahkan ia menambahkan,untuk mengenai galian C sekarang pihaknya tidak ada wewenang,sekarang yang menangani izinnya itu dari provinsi Sumut.coba saja konfirmasi ke pusat,ucap Surya Darma.(007)

Galian C Tampa ijin marak di sungai padang

By On 7:35 AM


Rabu 15 Mei 2019.
Keterangan foto : aktifitas penambang pasir secara Ilegal di aliran sungai Padang.

 Tebing tinggi- Expose
 Penambang pasir yang di duga secara Ilegal atau galian C,'Marak' di sepanjang aliran sungai Padang,tepatnya di Jalan Iklas,Lingkungan I,Kelurahan Tanjung Marulak,Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi,membuat warga di sekitar lokasi resah,di duga galian C dianggap  liar tanpa Ijin, Rabu (15/5).

 Seperti pantauan wartawan di lokasi,banyaknya penambang- penambang liar dan tumpukan pasir yang di keruk dari dalam sungai dengan menggunakan 2 unit alat berat yang sudah di sediakan oleh sipemilik, aktifitas ini sudah berjalan hampir kurang lebih 1 tahun,galian C Ilegal ini milik salah seorang warga Thionghoa,galian C ini di duga di bekingi aparatur- aparatur hukum,sehingga tidak ada satu pun baik itu dari pemerintah dan kepolisian yang bisa menghentikan kegiatan tersebut.

 Dengan maraknya penambang pasir  galian C yang di duga Ilegal,yang terdapat di sepanjang aliran sungai Padang,di anggap dapat merusak Ekosistem lingkungan hidup seperti,binatang yang hidup di dalam air sungai Padang.


 Dilokasi,menurut salah seorang warga Masi (40),warga Jalan Iklas,Lingkungan I,Kelurahan Tanjung Marulak,Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi mengatakan,dengan adanya praktik penambang pasir Ilegal ini sudah berjalan kurang lebih hampir 1 tahun,dan warga di sekitar lokasi menolak adanya penambang pasir yang di duga Ilegal,karena bisa mengakibatkan rusaknya ekosistem lingkungan hidup yang ada di dalam sungai Padang.ucapnya.

"Dan ia berharap kepada pemerintah Kota Tebingtinggi,agar secepatnya menutup aktifitas penambang pasir galian C Ilegal yang tidak ada Ijinnya.

 Dengan adanya penambang pasir secara Ilegal sudah melanggar Undang-undang  nomor 4 Tahun 2009,tentang pertambangan karena bisa merusak lingkungan hidup,dengan ancaman 10 Tahun penjara dan di denda 10 miliar.( 007)

Judi Bola Angin Resahkan Masyarakat Batu Aji

By On 5:12 AM

 Hari : Jumat   Tanggal : 26 April 2019.  Pukul : 23.00 Wib.   Lokasi :  Komplex Pertokoan.        Pasar Melayu depan Kafe and Pub Amor Batu Aji.       Tim awak media ini tanpa sengaja memergoki dan melihat langsung praktik perjudian yang terang-terangan dilakukan di pinggir jalan raya arah simpang Base camp - Batu aji, yang sudah sering ditangkap dan dilakukan razia oleh pihak Polsek setempat, Polresta Barelang dan Polda Kepri serta razia Gabungan TNI-POLRI namun tetap saja membandel dan ngotot untuk buka lapak judi di lokasi tersebut, mungkin lapak judi tersebut sangat strategis dan cocok buat memikat hati para penggila judi yang tergiur dengan hadiah yang cukup lumayan besar imbalannya.      Walaupun Bos Judi, Para preman, Para pekerja dan Para pemain atau Para penonton rata-rata sudah mengetahui resiko hukumnya masih saja melaksanakan kegiatan judi tersebut secara bersama-sama. Tentang Undang-undang atau Pasal yang mengatur tentang Pelaksanaan Penertiban Perjudian. Pasal 303 BIS KUHP mengancam tersangka 4 tahun penjara sedangkan Pasal 303 KUHP mengancam tersangka 10 tahun penjara.   Berdasarkan Penentuan Pasal 4 UU No.7 tahun 1974 dan Peraturan Pemerintah ( PP ) No.9 tahun tentang Pelaksanaan Penertiban Perjudian yang sudah jelas melanggar hukum negara dan hukum agama.         Tim awak media ini sempat mewawancarai beberapa pengunjung dan warga setempat yang tidak mau disebutkan nama dan inisialnya kepada tim awak media ini tentang bagaimana dampak negatif dan positifnya Praktik Perjudian di pinggir jalan raya tersebut...???"""     " Disini pak-bu sebenarnya lokasinya nyaman dan asyik,  bandarnya bermodal besar dan tanggung jawab kalau pemain menang berapaun pasti dibayarkan, namun kurang aman dan terlalu sering terjadi keributan dengan pihak-pihak oknum aparat dari luar yang mengamuk karena tidak dihargai berkunjung kesini, dan ada juga oknum wartawan beberapa bulan yang lalu sempat dipukuli dan dikeroyok ramai-ramai oleh pihak preman dan keamanan lokasi judi disini, mungkin itu saja yang berani kami sampaikan, tutur seorang ibu setengah baya dan bapak tua yang merasa resah ketika melintas di lokasi tersebut. "                     # F1-ZR #

PTPN-III Peringati Isra Mi’raj Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sambut Bulan Ramadhan 1440 H

By On 8:25 AM

PTPN III (Persero) Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
dan Sambut Bulan Ramadhan 1440 Hijriah/2019 Masehi


PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah pada hari Selasa (23/4/2019) bertempat di Masjid Nurul Hikmah Kantor Direksi Medan. Isra Mi’raj tahun ini bertemakan “Dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah/2019 Masehi, Mari Kita Tingkatkan Iman, Taqwa Serta Silaturahmi Untuk Mewujudkan Perusahaan Yang Tangguh dan Karyawan Sejahtera” dan dihadiri oleh Ahmad Gusmar Harahap (SEP SDM & Umum) beserta Istri, Adi Fitria (SEP Produksi) beserta istri, Kepala Biro/bagian dan seluruh karyawan/ti Kantor Direksi yang beragama islam.

Acara diawali dengan sholat Ashar berjemaah yang dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Alqur’an oleh Nurjannah dan saritilawah oleh Elsya Mawaddah. Selain siraman rohani, kegiatan Isra Mi’raj ini juga dirangkai dengan pemberian santunan  kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 100 orang dengan nilai santunan sebesar Rp. 300.000,- per orang.

Gusmar Harahap dalam sambutannya mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah yang sebentar lagi akan tiba. Sesuai dengan tema peringatan Isra’ Mi’raj dan menyambut Bulan Suci ini, Ahmad Gusmar menyampaikan kepada seluruh karyawan untuk terus meningkatkan Iman, Taqwa serta Silaturahmi dalam rangka mewujudkan perusahaan yang tangguh dan karyawan sejahtera. “dengan peringatan Isra’ Mi’raj ini mudah-mudahan bisa memperkuat ketebalan iman seluruh karyawan dan karyawati yang beragama Islam sehingga meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT” ujarnya.

Dalam siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Drs. Sudarso menitikberatkan kepada kepercayaan dan kepatuhan iman hanya kepada Allah SWT. Perjalanan rohani yang dipertunjukkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, dengan begitu setiap umat Islam agar kiranya selalu menumbuhkan semangat dihatinya untuk memuji kebesaran Allah SWT dan selalu takut kepada-Nya sehingga manusia terhindar dari perbuatan dosa.

Kapolda Kepri Tinjau PSU di TPS  014

By On 8:23 PM

KAPOLDA KEPRI TINJAU PEMUNGUTAN SUARA ULANG DI TPS 014 PINANG KENCANA TANJUNGPINANG

Expos.co.id BATAM,

Sabtu, tanggal 27 April 2019, pukul 20.00 wib, di jelaskan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga tentang Kapolda Kepri tinjau pemungutan suara ulang di TPS 014 Pinang Kencana Tanjungpinang dengan penjelasan sebagai berikut :

Peninjauan pemungutan suara ulang dilaksanakan pada pukul 14.00 wib di TPS Pinang Kencana Tanjungpinang oleh Kapolda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Andap Budhi Revianto, S.I.K., didampingi Kabid Propam Polda Kepri dan Kapolres Tanjungpinang.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Kepri menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik antara TNI-Polri, unsur Pemerintah, Stakeholder terkait serta seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Kepri yang telah mewujudkan Pemilu tahun 2019 berjalan dengan aman, damai dan sejuk. Bersama-sama kita awasi jalannya proses Pemilu tahun 2019 ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada pelaksanaan Pengamanan Pemilu tetap juga perhatikan kesehatan diri, jaga kekompakan jangan sampai terpecah, bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepada Bawaslu Jangan cederai Legitimasi sosial yang telah diberikan masyarakat provinsi Kepulauan Riau.

Terima kasih atas kerja sama yg baik diantara kita

Sumber
Humas Polda Kepri

(M,sinaga).

PTPN III Berikan Bantuan Kepada ONKP Pos Bersinar

By On 4:02 PM


Gereja Orahua Niha Keriso Protestan (ONKP) Pos Bersinar menerima bantuan dari PTPN III (Persero) melalui program bina lingkungan Triwulan I Tahun 2019 di Aula Elais Guinenssis Kantor Direksi PTPN III Jalan Sei Batang Hari Medan, Senin (22/4).
Ev. Fatizaro Hia, SH menyatakan sangat berterima kasih bantuan PTPN III (Persero) untuk Gereja ONKP Pos Bersinar. Penyerahan Bantuan dari PTPN III (Persero) untuk Triwulan I Tahun 2019 kepada 69 Badan Organisasi Keagamaan dan Sosial, Pimpinan Majelis dan Jemaat Gereja ONKP Resort Medan menyampaikan penghargaan ucapan terimaksih kepada PTPN III (Persero) atas kepedulian membagi berkat untuk kegiatan sosial dari keuntungan, kiranya Pimpinan, seluruh staf dan Karyawan selalu diberkati diberi Kesehatan oleh Tuhan Yang Kuasa, serta diberi limpahan berkat berlimpah dari semua unit usaha yang dikelola oleh PTPN III (Persero).
Harapannya Gereja ONKP Resort Medan yang melingkupi Wilayah Kota Medan, Deliserdang,Tebing Tinggi dan Kabupaten Karo, berkenan selalu memberi perhatian kedepan agar pembangunan iman Jemaat selalu diberdayakan untuk memberi kesadaran hidup bermasyarakat yang bermartabat.
SEP SDM & Umum Ahmad Gusmar Harahap mengatakan bahwa PTPN III (Persero) memiliki komitmen kuat untuk membantu masyarakat sekitar. Salah satunya adalah dengan menyalurkan dana kemitraan dan bantuan bina lingkungan yang merupakan kewajiban dari BUMN dan merupakan salah satu Program BUMN Hadir Untuk Negeri.
“Dengan dilaksanakan penyaluran bantuan ini artinya bahwa PTPN III (Persero) juga turut berkontribusi dalam memperhatikan peningkatan perekonomian masyarakat dan Stakeholder melalui pengembangan Usaha Kecil baik di Wilayah sekitar PTPN-III (Persero) maupun Sumatera Utara pada umumnya”, tambah Gusmar.
"Kami mengharapkan kepada penerima bantuan agar terus menjaga dan mendoakan PTPN III (Persero) agar PTPN III (Persero) kedepannya bisa lebih baik lagi dalam penggalian produksi dan harga jual yang mendukung sehingga PTPN III (Persero) bisa terus hadir untuk membantu masyarakat melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan ini", tutup Gusmar.

Contact Form

Name

Email *

Message *