HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketua STIE Bina Karya Bentuk Karakter Mahasiswa Yang Kuat Menuju Indonesia Mandiri 2034.

By On 6:32 AM


Tebing tinggi,-JOC.CO.ID
Perguruan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Karya Tebingtinggi,Sabtu sore (16/2),sekitar pukul 16:00 Wib,tepatnya di Jalan Gunung Lauder,Kelurahan Tanjunganom Marulak,,Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi,mengadakan seminar nasional Mahasiswa, bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa yang kuat dan siap menuju Indonesia mandiri 2034.

  Dalam acara  ini di hadiri oleh Ketua STIE bina karya,Mangasi Sinurat,kepala cabang dinas pendidikan sei rampah,Yeddi Effendi Sipayung dan anggota DPRD Komisi 3 (Bidang pendidikan),Kota Tebingtinggi,Pahala Sitorus SH,mahasiswa USU Medan,mahasiswa STIE Bina karya Kota Tebingtinggi,dan seluruh Siswa Siswi SMA/SMK Sekota Tebingtinggi,yang berjumlah lebih kurang 3000 orang.

   Tujuan seminar nasional yang di adakan STIE bina karya Kota Tebingtinggi kali ini,mereka akan membagikan sebuah buku dengan penjualan tertinggi di indonesia dan telah mendapatkan 2 rekor muri yang berjudul "better life with action" dan penulis buku tersebut adalah Syafii Efendi.

  Dalam sambutanya, Ketua Komisi 3 DPRD(Bidang pendidikan) Kota Tebingtinggi,Ir Pahala Sitorus SH mengatakan,dalam acara seminar nasional yang di adakan oleh STIE Bina Karya Kota Tebingtinggi,pahala Sitorus sangat bagus dan mendukung sekali, karena dapat memberikan dampak yang baik bagi generasi milenial atau generasi mahasiswa kedepannya,agar dapat merubah pola pikir kedepannya,jika mereka telah selesai kuliah, mereka tidak sibuk lagi mencari kerja,melainkan mereka akan belajar membuka peluang usaha dan akan memberikan pekerjaan pada orang lain,dan acara ini akan berkelanjutan setiap tahunnya,saya sekali lagi sangat mengapresiasi kegiatan ini.terang Pahala Sitorus.(Im JOC).

Perjudian Berkedok Tembak Ikan Dikawasan Martubung Membuat Masyarakat Resah

By On 7:43 AM

- Praktik judi berkedok warnet makin berserak di Kota Medan. Petugas kepolisian ditengarai melakukan pembiaran, sehingga penyakit masyarakat ini bagai wabah dan korbannya semakin meluas. Seperti di kawasan Martubung, Jalan KL Yos Sudarso Km 13, tepatnya di depan SPBU Martubung.
Anggota DPRD Medan M Nasir menilai, pihak kepolisian kurang tanggap melaksanakan peranannya melakukan pengamanan terhadap masyarakat. Padahal dampak pembiaran ini menimbulkan berbagai permasalahan dan akan menambah pekerjaan rumah bagi petugas kepolisian.
"Karena judi ini akan berdampak pada berbagai tindak kriminal, seperti pencurian, perampokan, peredaran narkoba dan juga berdampak pada rumah tangga,"kata Nasir, Kamis (14/2/2019).
Sekretaris Komisi A DPRD Medan yang membidangi pemerintahan ini, juga meminta agar polisi segera tanggap menindaklanjuti keluhan masyarakat. Dimana menjelang pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) pada April 2019 nanti, harusnya berbagai pengamanan dilakukan pihak kepolisian. Termasuk memberantas praktik perjudian berkedok warnet.
"Jangan dibiarkan praktik perjudian ini, polisi harus segera memberantasnya. Saya dapat info, judi tembak ikan di Martubung itu pindahan dari Jalan Platina. Karena diributi warga, lokasi judinya pun pindah. Hal ini harus segera ditanggapi serius oleh pihak kepolisian,''tukas politisi PKS ini.
dia juga menambahkan, judi berkedok warnet juga ada di kawasan Marelan, Pasar Satu Tengah. Tak tertutup kemungkinan, judi ini juga sudah makin meluas tak hanya di kawasan Medan Utara, namun juga di kawasan lainnya di Kota Medan.
Legislator Medan Utara ini mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan turut berperan melakukan pengamanan terhadap masyarakat, dan selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian.
"Judi itu bukan hanya toto gelap (togel) saja yang ditangkap, tapi yang berkedok permainan seperti judi tembak ikan itu juga perlu diberantas. Mereka membeli koin, lalu memulai permainan menembaki ikan. Trus, koin yang dimenangkan bisa diuangkan. Itu kan juga bentuk perjudian,"tegas Nasir seraya meminta pihak kepolisian menindak tegas segala bentuk perjudian.

Boss Ai Disebut Sebut Pemilik Gudang Miras Illegal

By On 12:23 AM

Expose.web.id, Liputan Batam.  Hari : Kamis   Tanggal : 14 Februari 2019.  Pukul : 17.05 Wib. Lokasi : Komplex Ruko Ocarina Batam centre.     Tim awak media ini sempat bertanya kepada beberapa karyawan wanita yang tidak mau disebutkan namanya, Bahwa pemilik perusahaan tersebut bernama Boss Ai, dan sedang tidak diketahui keberadaannya dan sangat sulit ditemui. Maaf bu, Apakah benar ini kantor adalah gudang miras illegal..??""      " Ooohh... nggaklah pak inikan Kantor Konsultan Pajak. Tim awak media ini sempat bertanya ke beberapa masyarakat yang berada di lokasi tersebut namun seakan-akan ketakutan dan hanya senyum sinis bungkam tanpa sepatah kata."  Kok plank nama dan tanda daftar perusahaan dan tanda daftar gudang tidak terpasang bu..??""     " Kami Pak, bukan tidak mau pasang Tanda Daftar Perusahaan (TDF) dan Tanda Daftar Gudang (TDG), akan tetapi inikan Kantor Konsultan Pajak,,, masak tidak bayar pajak dan ikut aturan pemerintah, Tak mungkinlah..??""  Masalahnya pihak kantor konsultan kita sudah mengurus seluruh ketentuan atau izin yang berlaku di kota batam, namun pihak Pemko Batam belum juga dapat menyelesaikan segala bentuk perizinan, kelengkapan dokumen bahkan masalah plank nama perusahaan dan tanda daftar gudang perusahaan belum juga selesai hingga detik ini. Jadi kami binggung,pak, mengenai pertanyaan, usul dan saran dari bapak akan kami tampung dan sampaikan langsung dengan boss pemilik perusahaan ini pak, lagian kamikan cuman pekerja atau karyawan saja disini, imbuhnya dengan tegas. "                      # TIM F1-ZR #

Citra Wakil Rakyat Kabupaten Taput Buram “Dana Reses DRPR Tahun 2017 Rp 2,1 Miliar Bermasalah”

By On 1:22 AM

  
(Ruang Kerja Sekwan DPRD Taput Terlihat Kosong)

Kabupaten Tapanuli Utara, Expose

Kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tapanuli Utara terkuak kepublik, anggaran APBD mulai tahun 2014 sampai dengan tahun 2017 diduga menjadi sorotan. Hingga mengundang perhatian pemerhati masyarakat akan kinerja beberapa satker di lingkungan Pemkab Tapanuli Utara dalam kurung waktu empat tahun ini.

Lemahnya kinerja pihak Satker Pemkab Taput itu diduga karena sistem pengawasan sangat lemah, hingga mengakibatkan dugaan tindak pidana korupsi. Dugaan tindak pidana korupsi itu terjadi berulang-ulang, hingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara / Daerah mencapai puluhan miliaran rupiah.

Terjadinya dugaan tindak pidana itu dikatakan salah seorang pemerhati masyarakat berinisial “S.Tambunan” diakibatkan lemahnya SDM Pejabat, Pengawasan dan Penegakan Hukum didaerah Kabupaten Taput selama beberapa tahun ini. Sehingga prilaku para koruptor didaerah ini menjadi bebas meraup keuntungan dari dana APBD Kabupaten Taput.
Prilaku itu diduga sengaja dilakukan untuk memperkaya diri sendiri, kelompoknya semata dan disusun sangat rapi, hingga program sampai pelaksanaanya terlihat baik dan nyata. Namun cara tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya terbongkar juga. Salah satu permasalahan itu terkait dengan penggunaan Dana Reses DPRD Taput tahun 2017 yang realisasi anggarannya sebesar Rp 2,1 miliar digunakan untuk kegiatan kunjungan kerja masa reses anggota DPRD ke daerah pemilihan (dapil).

Untuk menelusuri permasalahan dugaan korupsi itu, TIM awak media mencoba berulangkali melakukan konfirmasi pada pihak Sekwan, namun keterangan didapat pada salah seorang pegawai Kabag Umum Sekwan yang tidak ingin namanya disebut, menerangkan bahwa Sekwan berada diluar kantor dan sampai berita ini dimuat Pihak Sekwan belum bisa memberikan jawaban konfirmasi atas dugaan korupsi pelaksanaan Dana Reses DPRD Taput itu. (13/2)

Kasus dugaan korupsi itu mencapai ratusan juta rupiah, hal utu menyangkut kegiatan reses anggota DPRD Taput yang dilaksanakan tiga tahap di lima dapil,  Kegiatan reses tahap I dilaksanakan tanggal 10 s.d 22 Mei 2017, kegiatan reses tahap II dilaksanakan tanggal 23 s.d 30 Agustus 2017, dan kegiatan reses tahap III dilaksanakan tanggal 19 s.d 26 Desember 2017.(TIM)

Sepeda motor Di Bawa Kabur Oknum Pegawai Disdik,Lili Lapor Polisi.

By On 8:32 PM


Sepeda motor Di Bawa Kabur Oleh Oknum Pegawai Disdik,Korban Lapor Polisi.

Tebing tinggi~Monitor24jam.com
 Merasa tidak terima sepeda motor miliknya di bawa kabur oleh oknum pegawai Disdik Kota Tebingtinggi,Lili Suryani (50),warga Jalan KF.Tandean,Gang Alba,Kelurahan Bandar Utama,Kecamatan Tebing Tinggi Kota,Senin (11/2) sekitar pukul 10:00 Wib,korban mendatangi Mapolres Tebingtinggi,untuk membuat laporan.


Ketika di konfirmasi wartawan,di Mapolres Tebingtinggi,ketika korban Lili Suryani bersama  keponakan Imbran membuat laporan mengatakan,sore itu Sabtu sekitar Pukul 16:00 Wib,pelaku bernama Hamdan,warga Jalan Karya Jaya,Kelurahan Karya Jaya,Kecamatan Rambutan yang tidak lain adalah seorang oknum PNS di dinas Pendidikan kota  Tebingtinggi,pelaku datang kerumah korban untuk meminjam sepeda motor Honda Supra 125X Napol BK 5412 NV, milik korban, dengan alasan pelaku untuk mau membawa istrinya berobat,merasa kasihan dengan si pelaku,korban pun akhirnya memberikan sepeda motornya kepada si pelaku,setelah sepeda motor di terima pelaku,pelaku pun langsung membawa sepeda motornya dengan tidak ada ke curiganya oleh si korban.

 Ketika hari sudah malam,sepeda motor korban tak kunjung juga di balikan oleh si pelaku,merasa curiga korban pun mencoba menghubungi pelaku dengan cara lewat pihak Handphone,setelah di hubungi korban berkali-kali,pelaku tak mau mengangkat Handphonenya,dan malah pelakumemeatikan Handphone selulernya.terang Lili Suryani.

 Merasa tidak terima sepeda motornya di Bawa kabur selama 3 hari oleh si pelaku ,Senin (11/2) sekitar pukul 10:00  Wib,korban bersama keponakanya langsung mendatangi Mapolres Tebingtinggi,untuk melaporkan kejadian yang menimpanya.

 Atas kejadian ini,untuk sementara laporan korban sudah di terima petugas SPKT C Polres Tebingtinggi,guna pemeriksaan lebih lanjut,sementara kerugian material yang dialami korban sebesar 9 juta rupiah(im)

SILPA Menguap “Kinerja Satker dan Bupati Tapanuli Utara” Dipertanyakan

By On 1:01 AM


Kabupaten Tapanuli Utara, Expose

Sorotan publik atas Kinerja Pejabat Pemkab Tapanuli Utara makin menghangat sebab dugaan korupsi diberbagai Satker / Dinas Pemkab Taput makin menjamur, hingga penyegaran di beberapa Pejabat Satker / Dinas pun dilakukan.

Penggunaan anggaran APBD Pemkab Tapanuli Utara ditiap tahunnya sudah menjadi sorotan publik. Dimana penggunaan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Utara ditiap tahunnya menuai dugaan korupsi, hingga muncul kecugiaan bahwa anggaran APBD diduga mengalir untuk kepentingan pribadi dan kelompok semata.

Berbagai komentar pemerhati masyarakat mulai bermunculan dan kritikan itu terkait kinerja DPRD yang terkesan mandul sebagai wakil rakyat dalam beberapa tahun ini. Komentar itu disampaikan salah seorang pemerhati berinisial “S.Tambunan” pada awak media, menyatakan bahwa kinerja DPRD Kabupaten Taput masih mandul sebab dugaan korupsi, dugaan Mark Up dan SILPA Pemkab Taput ditiap tahun selalu membengkak. Tetapi mengapa DPRD masih selalu memilih bungkam, apa masalah APBD Taput harus dibiarkan ambruk seperti kondisi pagar dilingkungan kantor DPRD Taput yang sudah diterlantarkan begitu lama....??? (11/2)

Konfirmasi awak media berulang kali dilakukan pada beberapa Dinas Kabupaten Tapanuli Utara, namun sampai berita ini dimuat, tidak satu pun satker / Dinas yang bisa memberi alasan atas menjamurnya dugaan korupsi di Dinas tersebut. Dimana pihak pegawai atau ajudan Dinas selalu mengatakan bahwa Kepala Satker / Dinas berada diluar kantor.

Fakta tentang dugaan korupsi penggunaan anggaran APBD itu terdata dalam hasil pemeriksaan BPK RI yang menyatakan bahwa indikasi korupsi di beberapa Dinas Kabupaten Tapanuli Utara itu terkait kekurangan volume pekerjaan, tidak sesuai spesifikasi kontrak, denda keterlambatan dan ketidak patuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang diduga merugikan keuangan Negara / Daerah mencapai miliaran rupiah.

Begitu juga tentang data bahwa SILPA tahun 2014 mencapai Rp90,7 miliar, tahun 2015 mencapai Rp 119,2 miliar, tahun 2016 mencapai Rp 55,6 miliar dan tahun 2017 mencapai Rp 60,6 miliar. Apa ini belum cukup menjadi bukti bahwa kinerja DPRD dan Kinerja Pejabat Pemkab Tapanuli Utara belum profesional. Keadaan ini seakan menjadi pertanyaan besar buat pemerhati masyarakat “mengapa aparat penegak hukum di kabupaten Tapanuli Utara masih saja tutup mata terkait dugaan tindak pidana korupsi ini.....??(TIM)

Danramil 14/ Dolok Merawan, Kapten inf. Jaswadi Barus "Ibu Persit Ranting 15 Tidak Di Benarkan Menjadi Tim Sukses"

By On 8:01 AM


Dolok Merawan,Expose
Kegiatan Arisan Koramil Dolok Merawan Danramil 14/ Dolok Merawan, Kapten inf. Jaswadi Barus,memberikan arahan khususnya kepada ibu persit Ranting 15/ Dolok Merawan Minggu (10/02/2019) di Kantor Koramil 14/Dlk Merawan.

Dalam arahannya Danramil menyampaikan " Untuk ibu persit Ranting 15 Tidak di benarkan untuk menjadi Tim Sukses dari salah satu kandidat maupun Capres dan Cawapres demi menjaga Netralitas TNI - AD.Ibu persit juga harus bisa menjaga kehormatan diri dan kehormatan Suaminya,dan berhati hati bila fose dalam ber fhoto dan mengupload dalam media sosial, karena satu fhoto dapat diartikan seribu makna oleh netizen " tegasnya.

Kapten inf. Jaswadi Barus, menambahkan
" Agar senantiasa menjaga kesehatan dan perhatikan tingkah laku anak anak dalam bermain di media sosial, jangan sampai terpengaruh dengan hal yang berhubungan dengan kegiatan politik dan kegiatan negatif yang dapat merusak jiwa dan pikiran anak kita " jelasnya lagi.

Ketua ranting - 15/ Dolok Merawan, Ny. Jaswadi Barus berpesan kepada seluruh ibu ibu anggota Persit agar senantiasa memupuk hubungan silaturahmi diantara sesama keluarga besar anggota koramil.

Dalam kesempatan Ny.Jaswadi Barus mengatakan " Bantu suami untuk menghemat perbelanjaan kebutuhan rumah tangga dengan cara memanfaatkan pekarangan kita untuk dapat di tanami kebutuhan dapur, dengan cara menanam apotik hidup. Berupa cabe, jahe, kencur dan serai " ujarnya diakhir acara.(red)

Maraknya Dana Koordinasi di Pelabuhan Sagulung

By On 7:34 PM

Expose.web.id,Batam. 09 febuari 2019 Hari Sabtu pukul. 19.30 Wib Lokasi Pelabuhan Disagulung Batu aji. Berdasarkan Undang-Undang saber pungli yang pernah diutarakan oleh Komandan saber pungli MAYJEN. POL Putut Eko Prakoso.        Siapapun dan profesi apapun dilarang keras. Pada saat kunjungannya ke NAGOYA JODOH Batam dalam acara Deklarasi NGO 369 PROVINSI KEPULAUAN  RIAU memberikan pembelajaran dan simulasi  tentang bahayanya dampak pungli dan cara pemberantasan dan cara pelaporan pungli di NKRI ini. Tim awak media ini sempat meninjau langsung tempat kejadian perkara dan menanyakan beberapa pekerja atau ABK Disana . Serta arah masuknya barang legal dan ilegal,malah Tim awak media ini sempat mengatur lalu lintas keluar masuknya  barang. Seorang pekerja Disana sangat ramah dan bersahabat dengan kita awak media, kita sempat menayakan kira kira siapa yang memiliki pelabuhan sagulung  ini. Dari beberapa kita himpun dilapangan mereka keceplosan mengatakan pemiliknya adalah Bpk AM  yang  sedang terserang penyakit, kita sempat bertanya beberapa pengurus pelabuhan disana bahwasannya Dana koordinasi tersebut sudah diberikan kepada oknum wartawan preman MR. MBN. #TIM#

Sikap Semena Mena Terjadi di MNC Terhadap Seorang Nenek

By On 5:37 AM

Expose.web.id,Batam, Tanggal : 07 Februari 2019. Hari Kamis,   Pukul : 10.15 Wib.   Lokasi  :  perumahan Kapital Raya Blok K No. 19, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Kota Batam - Provinsi Kepri.        Berawal dari persoalan menunggaknya angsuran pinjaman perumahan yang sudah berjalan kurang lebih 10 tahun. Dengan masa tenor kurang lebih 15 tahun. Kepada Tim awak media ini, sebut saja nenek St. R. Br. Marmata,  sempat menangis, mengumpat dan merasa sangat kesal dan kecewa kepada pihak manajemen Mnc Bank Batam yang semena-mena terhadap nenek tua tersebut yang berumur berkisar 60 tahunan keatas.    Tim awak media ini bertanya, Mengapa mereka, memaki, memarahi dan mencaci nenek...???  " Begini nak, Saya inikan datang dari kampung berkunjung ke batam, guna menyatukan seluruh keturunanku, yakni Para seluruh anak-anakku, putri-putriku, menantu-menantuku dan cucu-cucuku, agar mereka mengerti tentang kasih sayang yang tulus dan kebenaran firman, sebab hari  penghakiman yang ditulis di seluruh kitab suci itu adalah benar dan perlahan namun pasti akan dinyatakan oleh Tuhan Allah sang pemilik jagad raya yang Maha agung,  Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan Maha Tahu atas segala perbuatan kita hambanya sebagai Makhluk sosial. "  "Wong saya baru datang dari kampung nggak tahu menahu atas hutang piutang putri saya ke Bank Mnc Grup kok dibentak-bentak inikan tak adil nak, soalnya negara kita ini kan Negara Hukum yang berazaskan Pancasila,  dan harus adil dan berprikemanusiaan, saya tak terima atas perlakuan ini, dan tak sumpahi itu si Daniel kualat dunia dan akhirat, amin.. teriaknya sambil histeris dan sambil  juga menyuguhkan kita air putih lambang ketulusan dan kesucian.  "Nenek ngucapin terimakasih banyak ya nak, atas kepedulian kamu terhadap penderitaan nenek. " Amin nek, terimakasih juga nek.     Tim awak media langsung terjun dan tancap gas Mengcrosscheck kebenarannya, dengan menurutkan Tim Reaksi Cepat yang responsif dan cekatan.    Tim awak Media ini sempat mengambil bukti foto, rekaman dan berkas lainnya yang cukup lengkap guna menghadapi tuntutan jalur hukum yang akan ditempuh oleh Pihak manajemen Grup Mnc Bank Pusat. Tim awak media ini sempat Mencerca dengan memberikan beberapa pertanyaan bertubi -tubi atas Terjadinya Insiden Pola Penagihan yang brutal dan tidak berprikemanusian serta tidak Berkeadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.  Maaf pak daniel ya,  Kenapa kok bisa tega dan sadis memperlakukan seorang ibu dan juga sekaligus seorang nenek dengan kasar, brutal dan arogansi begitu...???""",Mohon dijawab pak...???  Beliau atau pak daniel terdiam dan tak berani berkomentar apapun alias hanya tahu menjawab "No Comment, sama-sama kita merekam bu, dan siap dituntut secara jalur hukum, jawabnya,  dengan tertunduk dan wajah yang memendam amarah dan kebencian. "       #TIM#

Contact Form

Name

Email *

Message *