HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Minta Dukungan Unsur Forkopimda Sumut &Masyarakat  Wali Kota Fokus  Atasi Banjir & Canangkan  Medan Bersih Sampah

By On 10:21 PM

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ikut serta membersihkan Sungai Kera yang permukaannya dipenuhi sampah, terutama di bawah jembatan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (25/6). Pembersihan ini dilakukan sebagai salah satu upaya mendukung keinginan Wali Kota untuk mengatasi genangan air maupun banjir sekaligus menjadikan ibukota Provinsi Sumatera Utara bersih sampah.

            Guna mewujudkan keinginan tersebut, Wali Kota pun minta dukungan penuh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut. Memanfaatkan momen menyambut Hari Jadi Kota Medan ke-429 dan Hari  Bhayangkara ke-72 yang diperingati secara bersamaan pada 1 Juli mendatang, maka digelarlah Gotong Royong dan Pencanangan Medan Bersih dengan menjadikan Sungai Kera sebagai fokus pembersihan.

            Dengan menggunakan cangkul, Wali Kota dan Kapolda Sumut selanjutnya mengorek sampah bercampur lumpur yang mengendap dipinggiran sungai. Sampah dan lumpur hasil pengorekan selanjutnya dimasukkan dalam goni plastik. Setelah penuh, goni plastik diangkat dan isinya dibuang dalam bak truk milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan untuk selanjutnya dibawa menuju lokasi pembuangan.

            Sebelum gotong royong massal digelar seluruh petugas yang terdiri dari unsur Brimob Polda Sumut, Polrestabes Medan, Dinas PU, Dinas DKP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat se-Kota Medan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, personel Petugas Penanganan Prasana dan Sarana Umum (P3SU) dari seluruh kecamatan lebih dahulu mengikuti apel di Lapangan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Sampali yang berjarak sekitar 110 meter dari Sungai Kera dipimpin Kapolda Sumut.

            Kepada seluruh peserta gotong royong, Kapolda sangat mengapresiasi digerlarnya Gotong Royong dan Pencanangan Medan Bersih.. Dikatakan Kapolda, kegiatan tersebut merupakan jawaban atas segala keluhan warga mengenai sejumlah genangan air maupun banjir yang  acap terjadi di sejumlah titik di Kota Medan setiap hujan deras turun.

            “Kami sadar bahwa tanggung jawab ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata tapi juga tanggungjawab kita semua, termasuk Polda Sumut,’’ kata Kapolda.

            Khusus kepada masyarakat, Kapolda mengajak untuk menggelorakan budaya hidup bersih dengan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing serta tidak membuang sampah sembarangan baik ke dalam parit maupun sungai. “Dengan demikian upaya pembersihan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

            Usai apel, Kapolda kemudian menyerahkan secara simbolis alat kebersihan seperti cangkul, dan garpu sampah kepada tiga orang petugas sebagai tanda dimulainya gotong royong massal disaksikan Wali Kota, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM dan sejumlah pimpinan OPD.

            Setelah itu Wali Kota , Kapolda, Bupati Deli Serdang, Kapolrestabes Medan bergerak menuju Sungai Kera. Kemudian Wali Kota dan Kapolda menuruni pinggiran sungai dan bergabung dengan seluruh peserta gotong royong. Keduanya langsung ikut membersihkan Sungai Kera dari sampah, persis di bawah jembatan dengan menggunakan cangkul dan penggaruk.

            Peserta gotong royong pun  tampak bahu membahu mengangkati sampah dari permukaan sungai. Pembersihan ini didukung dengan perahu milik BPBD Kota Medan serta dua alat berat jenis long arm milik Dinas DKP. Perahu digunakan menjadi tempat menampung sampah hasil pengorekan, sedangkan dua unit long arm, selain mengorek  parit dan mengatasi aliran parit yang tersumbat menuju Sungai Kera, juga dioperasikan untuk membersihkan semak belukar  di pinggiran sungai.

            Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengatakan, gotong royong massal ini dilakukan untuk mengatasi genangan air maupun banjir sekaligus mendukung pencanangan Medan bersih sampah. Diakui Wali Kota,  upaya tersebut tidak bisa dilakukan Pemko Medan sendiri tetapi harus didukung penuh semua pihak.

            “Untuk itulah kita minta dukungan penuh unsur Forkopimda Sumut, sehingga upaya kita untuk mengatasi genangan air maupun banjir serta pecanangan Medan bersih sampah dapat terwujud. Semoga sinergitas yang kita lakukan pagi ini dapat memberikan hasil dan masayarakat merasakan langsung manfaatnya,” kata Wali Kota.

            Selain unsur Forkopimda Sumut, Wali Kota juga  sangat mengharapkan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Diharapkannya, hidup bersih harus menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat sehingga tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan, terutama dalam parit maupun sungai.

            “Jadi melalui gotong royong massal ini, kita ingin mengedukasi masyarakat sehingga mereka senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, khususnya yang bermukim di pinggiran Sungai Kera agar mereka tidak menjadikan sungai ini sebagai tempat pembuangan sampah,” harapnya seraya mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan plastik  dalam kehidupan sehari-hari karena sulit terurai.

            Sementara itu menurut Sekda Ir Wiriya Alrahman, Pemko Medan saat ini tengah gencar membersihkan dan menormalisasi drainase secara bertahap guna meminimalisir terjadinya genangan air. Guna mendukung upaya tersebut, Sekda juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan sehingga Kota Medan menjadi bersih, nyaman dan bebas dari banjir.

            ‘’Kegiatan (gotong royong massal) ini akan kita lakukan di semua sungai di Kota Medan. Jika lingkungan dan drainase kita bersih dari sampah dan air mengalir, banjir tidak akan terjadi. Kita percaya bahwa jika semua bersinergi, Kota Medan dapat menjadi kota yang bersih dan nyaman,’’ paparnya.

            Selanjutnya  Sekda menyampaikan tentang koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Apabila BBPJN membangun drainase di pinggir jalan nasional, Sekda berharap agar  dapat memperhatikan lingkungan sekitarnya. Artinya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya mengamankan jalan supaya tidak tergenang air tetapi juga untuk wilayah sekitar agar tidak tergenang air juga.

            Gotong royong massal yang dilaksanakan  mulai pukul 07.30 WIB ini mendapat apresiasi penuh warga sekitar. Mereka mengaku sangat senang dan mengucapkan terima kasih dengan dilakukannya pembersihan Sungai Kera. Dengan pembersihan yang dilakukan, Sungai Kera diharapkan tidak meluap karena air lancar mengalir.

            Rosida (39), salah seorang warga yang mengaku tinggal di pinggir Sungai Kera tampak gembira. Selain mengatasi Sungai Kera meluap, pembersihan yang dilakukan juga akan membuat kawasan tinggal mereka semakin bersih sehingga mengurangi nyamuk yang selama ini dirasakan cukup banyak.

            ‘’Semoga gotong royong seperti ini rutin dilakukan sehingga kawasan tempat tinggal kami semakin bersih, bebas sampah dan nyamuk. Dengan demikian kami merasa lebih nyaman dan terhindar dari penyakit. Untuk itu atas nama warga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas inisiasi menggelar gotong royong massal bersama Bapak Kapolda Sumut,” ucap Rosida.

Akhyar Terima Kunjungan Dubes Kanada

By On 10:10 PM

Wakil Wali Kota Medan Ir. H Akhyar Nasution, MSi menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kanada Peter Mac Arthur di Balai Kota, Selasa (25/6). Selain bersilaturahmi, Peter Mac juga menawarkan sejumlah program kerjasama dengan Pemko Medan. Sebab, dirinya menilai Kota Medan merupakan salah satu kota di Indonesia yang terus berkembang dan memiliki potensi besar di berbagai sektor untuk dikerjasamakan.
Dijelaskan Peter Mac Arthur, dirinya mengaku senang dapat berkunjung ke Kota Medan. Sebab, ia dapat melihat secara langsung pembangunan baik yang telah maupun tengah dilakukan Pemko Medan. Oleh karenanya, Peter Mac berharap kolaborasi dan sinergitas dapat dibangun antara Pemko Medan dengan Kedubes Kanada khususnya di bidang pendidikan dan infrastruktur.
"Tujuan kami ke Kota Medan adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menawarkan kerjasama. Kami berharap, pertemuan ini membawa manfaat yang besar tidaknya bagi Kedubes Kanada tapi juga bagi Pemko Medan. Semoga investor Kanada tertarik untuk segera berinvestasi di sini khususnya di bidang infrastruktur dan pendidikan,’’ kata Peter.
Lebih lanjut, Peter Mac mengungkapkan bahwa Kedubes Kanada memiliki hubungan erat dengan Indonesia melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).  Sebab, selama ini berbagai program telah berjalan di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk itulah, Peter Mac berharap pihaknya juga dapat melakukan hal yang sama di Kota Medan.
"Kedubes Kanada memiliki hubungan erat dengan Indonesia melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Selain itu juga dengan Kementerian Keuangan menjalin kerjasama dalam bentuk KPBU lewat beberapa program. Untuk itu, kami berharap kerjasama ini dapat dilakukan di Kota Medan,’’ jelasnya.
Selanjutnya Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menyambut baik kedatangan  Dubes Kanada. Sebab, kedatangannya tersebut menjadi wujud bahwa Kota Medan mampu menarik kedatangan berbagai tamu baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, Kota Medan dapat mempelajari banyak hal yang dapat diaplikasikan dan diterapkan di Kota Medan.
Menurut Wakil Wali Kota, ajakan kerjasama yang tawarkan oleh Peter Mac Arhut adalah pertanda baik bagi Pemko Medan. Sebab Kota Medan berkomitmen menjadi Kota Dunia tentunya membutuhkan pengakuan dari negara maju di dunia. Meski demikian, penjajakan kerjasama ini akan dipilah untuk ditawarkan ke Dubes Kanada.

"Kota Medan membutuhkan investor di bidang Infrastruktur, khususnya dalam pengelolaan sampah menjadi energi. Sebab sudah banyak investor yang berminat tetapi sampai dengan  saat ini belum terealisasi. Untuk itu kami berharap Kanada dapat merealisasikannya sehingga sampah yang  di konversi menjadi energi ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih di Ibu Kota Provinsi Sumut", jelas Wakil Wali Kota.
Sebagai ungkapan selamat datang, Wakil Wali Kota Medan memakaikan topi Tengkuluk dan Songket Melayu kepada Dubes Kanada. Selain itu Dubes Kanada juga menyerahkan cenderamata kepada Wakil Wali Kota. Pertemuan tersebut berjalan dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Fraksi Gerindra Meminta Penjelasan Yang Konkrit

By On 7:40 AM

Fraksi Partai Gerindra meminta Walikota Medan mengevaluasi kepala Dinas yang terkesan lalai dan tidak profesional untuk memperkuat kineja pemerintah dan meningkatkan PAD Kota Medan. Hal ini seperti dibacakan oleh anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra Kota Medan, Drs. Proklamasi K Naibaho pada Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan terhadap nota pengantar oleh Kepala Daerah atas Ranperda Kota Medan Tentang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018 di ruang Paripurna, Senin (24/6/2019).

“Terhadap laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 yang telah di sampaikan  saudara Walikota dalam sidang Paripurna DPRD KOTA MEDAN. Fraksi Partai Gerindra memandang sangat disayangkan, masih banyak capaian capaian hasil kinerja yang belum maksimal di laksanakan oleh pemerintah Kota Medan, karena capaian target hanya 81,19 %,” kata Proklamasi saat membaca pandangan dari Fraksi Partai Gerindra kota Medan itu.

Berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2018, tentunya Fraksi Gerindra yang memiliki salah satu tugas mengawasi jalannya pemerintahan daerah secara bermartabat dan proporsional, memandang bahwa laporan tersebut diatas menjadi sangat penting mendapat perhatian partai Gerindra. Hal ini dimaksudkan supaya dalam menjalankan tugas pemerintahan menjadi lebih terkontrol dan terkendali. Namun, DPRD sebagai pemangku tugas pengawasan harus dan wajib mencermati hasil pelaksanaan pemerintah dengan maksud kedepan bahwa keberhasilan yang telah dicapai untuk tetap dipertahankan, sementara ke kurang sempurnaan dapta diperbaiki guna mencapai hasil yang optimal di kemudian hari.

Dalam Nota Pengantar yang disampaikan oleh Walikota Medan, bahwa laporan realisasi APBD TA 2018 terkait pendataan secara akumulatif yakni realisasi pendapatan mencapai Rp. 4,25 triliun lebih, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.1,63 triliun lebih, pendapatan transfer sebesar Rp. 2,61 triliun lebih, realisasi pendapatan mencapai 81,19 % dari target yang di tetapkan.

“Jika dibandingkan realisasi pendapatan Tahun 2017 sebesar 79,82%, maka, ada sedikit peningkatan, meskipun jauh dari capaian yang di targetkan. Untuk belanja, secara akumulatif realisasi belanja Tahun Anggaran 2018 mencapai Rp. 4,21 triliun lebih, terdiri dari Belanja Operasional Rp. 3,45 triliun lebih dan Belanja Modal Rp. 753,99 miliar lebih,” jelasnya.

Proklamasi menambahkan, realisasi Belanja TA 2018 mencapai 77,32% dari target. Sedikit menurut jika dibandingkan realisasi belanja TA 2017. Sedangkan transfer bantuan keuangan secara akumulatif, realisasi transfer bantuan keuangan untuk TA 2018 tecatat mencapai Rp.1,52 milira lebih. Realisasi transfer TA 2018 mencapai 100 persen dari target.

Untuk pembiayaan, secara akumulatif realisasi penerimaan pembiayaan yakni sebesar Rp.Rp 43,70 lebih dan pengeluaran pembiayaan yakni sebesar Rp.15 miliar.

“Berdasarkan uraian tersebut atas laporan keuangan yang di sampaikan oleh Walikota bahwa sisa Laporan Pengguna Anggaran (Silpa) TA 2018 sebesar Rp. 67, 31 miliar lebih, sedangkan Silpa TA 2017 adalah sebesar Rp 43,70 miliar lebih. Fraksi Gerindra menilai Silpa untuk TA 2018 ini jauh lebih besar dibandingkan pada tahun 2017. Artinya Fraksi Gerindra menilai Pemko Medan gagal dalam mengelola keuangan daerah, yang harusnya bisa mengatasi dan mengurangi Silpa bukan malah menambah, sehingga tidak ada pembelajaran dan usaha perbaikan terhadap Silpa ini.

Sehingga, tidak ada pembelajaran dan usaha perbaikan terhadap Silpa ini, Fraksi Gerindra meminta penjelasan yang lebih konkrit terkait besarnya Silpa ini. Kenapa hal ini bisa lebih buruk dari Tahun 2017, apa saja masalah administrasi yang dimaksud?, dan apa saja kendala dan hambatan yang terjadi didalam pengelolaan keuangan sehingga Pemko Medan tidak mampu meminimalisasi Silpa tersebut?, Mohon penjelasan dari Walikota di serta dengan data-data yang logis dna konkrit,” terang Proklamasi.

Wakil Wali Kota dan Sekda Hadiri Pemandangan Umum Fraksi DPRD Medan

By On 10:15 PM


Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD Kota Medan terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah atas Ranperda Kota Medan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (24/6).
            Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli, para anggota DPRD Medan, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. Dalam rapat paripurna ini, masing-masing Fraksi DPRD Kota Medan menyampaikan pemandangan umumnya terkait Ranperda Kota Medan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018.
            Penyampaian pemandangan fraksi pertama disampaikan Fraksi PDI-Perjuangan melalui Boydo Panjaiatan. Ada sejumlah materi yang disampaikan dalam pandangan fraksi tersebut salah satunya terkait penanganan banjir yang dilakukan Pemko Medan melalui normalisasi drainase yang dilakukan dinas terkait. Pihaknya menyarankan agar Pemko Medan terus melakukan koordinasi dan perencanaan masalah banjir secara bersama-sama baik dengan Pemprov Sumut maupun pusat sehingga masalah banjir Kota Medan dapat diatasi dengan tuntas.
            ‘’Melalui kesempatan ini, kami juga mengimbau masyarakat Kota Medan agar ikut berpartisipasi membantu Pemko Medan untuk mengatasi banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai ataupun parit. Dengan demikian, masalah banjir dapat diminimalisir. Atas kesadaran seluruh warga kami ucapkan terima kasih,’’ kata Boydo.
            Selanjutnya, terkait realisasi transfer bantuan keuangan Pemko Medan, ungkap Boydo, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi tinggi kepada karena secara akumulatif realisasi transfer bantuan keuangan tahun 2018 sebesar Rp. 1,52 Milyar lebih artinya telah mencapai 100% dari target anggaran yang ditetapkan.
            ‘’Untuk hal ini, faksi kami memberikan apresiasi atas realisasi bantuan keuangan Pemko Medan yang telah mencapai 100%. Kami berharap dan mohon agar hal ini tetap dapat dipertahankan dan nilainya dapat ditingkatkan setiap tahun anggaran,’’ harapnya.
            Selanjutnya, Ilhamsyah dari Fraksi Partai Golkar mengatakan tujuan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A 2018 diharapkan dapat mengkoreksi dan memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah selama T.A 2018 telah dilaksanakan secara berdaya guna, berhasil guna sekaligus transparan dan akuntabel.
            ‘’Penyampaian pandangan umum yang dilakukan melalui rapat paripurna hari ini kiranya mampu memberikan masukan yang berguna batgi Pemko Medan untuk merumuskan arah dan kebijakan pengelolaan keuangan di masa yang akan datang, sehingga diharapkan akan mampu memberikan umpan balik untuk menangani berbagai masalah pemerintahan dan pembangunan Kota Medan secara sistematis dan berkesinambungan,’’ ungkap Ilhamsyah.
            Setelah masing-masing fraksi menyampaikan pemandangan umumnya, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung selanjutnya menyerahkan dokumen pemandangan 9 fraksi yang telah disampaikan. Rapat paripurna akan dilanjutkan kembali, Jumat (28/6) dengan agenda mendengar Nota Jawaban Kepala Daerah di Gedung DPRD Medan.
            Usai mengikuti rapat paripurna, Wakil Wali Kota bersama Sekda Kota Medan selanjutnya mengahadiri Halal Bi Halal keluarga besar DPRD Medan. Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban sebagai wujud kebersamaan dengan harapan agar hubungan baik dan sinergitas antara Pemko Medan dengan seluruh stakeholder dapat senantiasa terjaga dan terjalin baik. (

Wali Kota: Ayo Kita Bersihkan Sungai Kera

By On 10:12 PM



Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengajak seluruh warga yang bermukim di sepanjang pinggiran Sungai Kera untuk  mendukung gotong royong massal  guna membersihkan sungai tersebut, Selasa (25/6). Gotong royong massal dilakukan untuk  membersihkan permukaan air sungai dari sampah yang selama ini sangat mengganggu kelancaran air. Jika air Sungai Kera lancar mengalir, genangan air yang selama ini terjadi dapat diminimalisir.

                “Ayo, kita bersama-sama gotong royong massal  membersihkan sampah dari permukaan Sungai Kera. Insya Allah, gotong royong massal  akan dilakukan besok (hari ini) pagi mulai pukul 08.00 WIB. Titik kumpul di sekitar jembatan Sungai Kera Jalan Bhayangkara,” kata Wali Kota, Senin (24/6).

                Dikatakan Wali Kota, gotong royong massal ini, selain  jajaran Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kebersihan dan Pertamanan,  jajaran kecamatan, juga melibatkan Polda Sumut, Balai Wilayah Sungai Sumatera dan personel TNI.

                “Gotong royong massal ini kita laksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Medan ke-429 dan Hari Bhayangkara ke-72. Kebetulan Hari Jadi Kota Medan dan Hari Bhayangkara  sama yakni jatuh tanggal 1 Juli.  Jadi salah satu bentuk penyambutan  yang kita lakukan dengan menggelar gotong royong massal dan masyarakat pun bisa merasakan manfatnya,”  ungkapnya.

                Guna mendukung kelancaran gotong royong massal, Wali Kota mengatakan sejumlah alat berat yang  dimiliki Dinas PU akan diturunkan berikut  truk  untuk mengangkat sampah bercapur lumpur yang  selama ini terbenam di dasar Sungai Kera sehingga menyebabkan aliran air terganggu,” terangnya.

                Di samping itu tambah Wali Kota, gotong royong massal juga akan melibatkan personel P3SU dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Medan Perjuangan, Medan Tembung dan Medan Timur. Sebab, Sungai Kera yang akan dibersihkan melintasi ketiga kecamatan tersebut.  Pernonel P3SU akan dilengkapi dengan peralatan manual seperti cangkul dan penggaruk serta mobil sampah dari ketiga kecamatan tersebut.

                Wali Kota berharap gotong royong massal berjalan dengan lancar sehingga sampah yang menutupi permukaan sungai dapat diatasi. Dengan demikian saat hujan deras turun, Sungai Kera dapat menampung  aliran air dari drainase maupun parit untuk selanjutnya dialirkan menuju pembuangan akhir di kawasan Jalan Cemara yang telah masuk wilayah Kabupaten Deli Serdang.

                Selain mengharapkan warga  terlibat langsung dalam gotong royong massal, Wali Kota juga sangat mengharapkan dukungan penuh warga untuk senantiasa menjaga kebersihan Sungai Kera pasca dilakukannya pembersihan. Dukungan itu dapat diwujudkan dengan tidak buang sampah sembarangan, terutama dalam Sungai Kera.

                Pasalnya papar Wali Kota, tidak jarang warga yang kedapatan buang sampah langsung ke dalam Sungai Kera, termasuk pengemudi kenderaan bermotor. Padahal diketahui sungai, drainase maupun parit bukan tempat pembuangan sampah melainkan tempat menampung sekaligus mengalirkan air ketika hujan deras turun.

                “Untuk itu saya mengetuk kesadaran hati masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan, terutama dalam sungai, drainase maupun parit. Buanglah sampah di tempat yang telah disediakan. Jika di sekitar tempat tinggal tidak ada tempat sampah, maka sampah  wadahilah sampah rumah tangga yang dimiliki agar tidak berserakan dan tempatkan di depan rumah karena petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan akan mengangkut sampah tersebut, “  pesannya.

Rapat Paripurna Menyampaikan Pemandangan Umum fraksi

By On 11:08 AM

Dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, rapat dihadiri Wakil Walikota Medan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, SKPD Kota Medan beserta sejumlah awak media.

Rapat paripurna DPRD kota Medan dalam acara penyampaian pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan terhadap nota pengantar Kepala Daerah atas ranperda Kota Medan ini, menyampaikan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018.

Pantauan dilokasi, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2018 nilainya sangat fantastis, untuk Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2018 mencapai Rp.4,25 Triliun. Hal tersebut diucapkan anggota DPRD kota Medan, Boydo HK Panjaitan saat berada di podium.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.1,63 Triliun lebih, pendapatan transfer sebesar Rp.2,61 triliun lebih. Artinya, realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2018 hanya 81.19% dari target Rp.5,23 triliun. Artinya , ada kekurangan sebesar Rp.985,78 miliar lebih (18.81%) dari target pendapatan daerah yang tidak dapat direalisasikan,” jelas Boydo dari Fraksi DPRD Kota Medan ini.

Tidak hanya itu saja, sejumlah fasilitas umum di Kota Medan juga dianggap seperti banyak yang kurang memadai, seperti jalanan yang rusak, kurangnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan penyalahgunaan jalur pedestrian yang beralih fungsi di sejumlah tempat di Kota Medan.

” Banyak masyarakat kota Medan yang melaporkan jalanan Kota Medan yang rusak, kondisi parit (drainase) yang tumpat, rusak dan bahkan tidak berfungsi sama sekali, termasuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang terpasang nyaris tidak ada yang menyala alias padam. Diperkirakan dari sekian lampu yang ada, 70% kondisinya padam dan tidak berfungsi sama sekali. Tentu hal ini sangat mempengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari dan dapat menimbulkan kerugian materi bahkan menimbulkan korban jiwa bagi pengguna jalan,” ungkapnya.

Lanjut Boydo, tentu hal ini sangat mempengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari dan dapat menimbulkan kerugian materi bahkan menimbulkan korban jiwa bagi pengguna jalan.

“Untuk itu kami meminta supaya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, drainase serta perbaikan dan pemasangan LPJU terus ditingkatkan,” tegasnya.

Halal Bihalal DPRD Medan dan Walikota Medan

By On 11:04 AM

Halal Bi Halal yang sering dilakukan di bulan Syawal, tidak hanya merupakan tradisi tapi memiliki manfaat untuk menjalin silaturahmi diantara sesama. Sebab dengan Halal Bi Halal mendekatkan yang jauh untuk semakin akrab.

“Melalui acara Halal Bi Halal, maka rasa sakit hati yang pernah timbul akan musnah dengan kita saling mengikhlaskan kesalahan, saling berjabat tangan dan mendoakan dengan hati yang lapang,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga, di acara Halal Bi Halal DPRD Kota Medan dengan Walikota Medan, tokoh masyarakat dan unit wartawan DPRD Medan, Senin (24/6/2019).

Dikatakannya, sebagai makhluk sosial tentunya hubungan baik tidak hanya kepada Tuhan Sang Pencipta tapi juga hubungan sosial kepada sesama manusia harus dijalin dengan baik, tanpa peduli apa agama, suku, warna rambut dan kulitnya.

“Mungkin momen Pemilu dan Pilpres kemarin telah membuat kita sedikit bersinggung karena perbedaan pandangan, tapi saya berharap setelah bulan Syawal ini semua perbedaan dapat kita lupakan dan kembali bersatu sebagai anak bangsa menjadikan negara yang makmur dan sejahtera khususnya untuk Kota Medan,” harapnya.

Melalui acara Halal Bi Halal ini, lanjut Ihwan, merupakan momen yang tepat untuk melupakan perbedaan dan mempererat ukhuwah yang selama ini sudah terjalin.

“Bulan Syawal ada bulan peningkatan amal ibadah setelah melalui bulan Ramadhan. Mudah-mudahan Ramadhan membakar semua dosa-dosa kita sehingga kembali fitri dan menjadikan kita insan yang bertaqwa,” tuturnya.

Sementara Sekda Kota Medan, Wiriya Al Rahman, yang membacakan sambutan Walikota menyatakan saat ini nilai-nilai silaturahmi dalam arti memaafkan yang tidak sealiran dengan kita semakin runtuh. Hal ini semakin terasa ditahun politik dimana masyarakat terpolarisasi pro dan kontra.

“Untuk itu melalui Halal Bi Halal DPRD Kota Medan ini, saya mengajak kita menjaga hubungan sesama manusia dan pencipta agar kita kelak mendapatkan kemuliaan di dunia dan akhirat,” harapnya.

Evaluasi Terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan

By On 10:57 AM

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Kota Medan mendesak Walikota Medan melakukan evaluasi terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan. Pasalnya, FPDIP menilai kinerja Kepala OPD terkait tidak berkemampuan meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan.

Permintaan itu disampaikan jurubicara FPDIP, Boydo HK Panjaitan, ketika menyampaikan pemandangan umum fraksi atas nota pengantar Walikota terhadap LKPj 2018 dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (24/6/2019) yang dipimpin Ketua DPRD, Henry Jhon Hutagalung.

FPDIP, kata Bodyo, melakukan koreksi anggaran di Dinas Pendidikan, dimana alokasi anggaran sebesar Rp70,13 miliar lebih untuk program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun. “Dari sekian alokasi anggaran itu, hanya terealisasi sebesar Rp58,17 miliar dan yang tidak digunakan Rp11,96 miliar,” kata Boydo.

Berikutnya untuk program peningkatan mutu pendidikan dan tenaga pendidikan dialokasikan sebesar Rp51,81 miliar lebih dan terealisasi hanya Rp25,77 miliar lebih dan tidak terealisasi Rp26,04 M lebih. “Atas dasar itu, FPDIP minta Kadis Pendidikan perlu dievaluasi,” tegas Boydo.

Selain itu, FPDIP, sebut Boydo, menyoroti kinerja Pemko Medan karena tidak dilakukannya terlebih dahulu pembahasan Ranperda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) sebelum Laporan Pertanggungjawaban (LPj). Padahal, itu merupakan ketentuan tahapan pembahasan sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yakni Pasal 154.

“Apakah pembahasan LKPj TA 2018 diabaikan. Apakah LPj APBD Kota Medan 2018 dan laporan keuangannya telah diaudit BPK,” tanya Boydo.

Meminimalisir Dampak Banjir di Sepanjang Sungai

By On 10:55 AM

Jurubicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan, Muhammad Nasir, menyampaikan bahwa FPKS telah menyampaikan berulang kali kepada Pemko Medan agar melakukan langkah konkrit untuk meminimalisir dampak banjir di sepanjang Sungai Deli. Sebab, banyak warga Medan bermukin di sepanjang bantaran sungai.

“Sudah berulang kali kita sampaikan, hanya saja Pemko Medan tidak bergeming dengan apa yang kami sampaikan, seperti pemanfaatan fungsi kanal di kawasan Medan Johor,” papar Muhammad Nasir, Senin (24/6/2019).

Hal itu juga disinggung, Nasir, ketika menyampaikan pemandangan umum FPKS atas nota pengantar Walikota terhadap LPj 2018 dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan yang dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung.

Nasir menyebutkan, dalam beberapa pekan terakhir curah hujan di Kota Medan mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal itu menyebabkan hampir sebagian besar ruas jalan tergenang air hingga sepinggang orang dewasa.

“Sebagian masyarakat memposting perisitiwa ini di media sosial dan menjadi pembicaraan hangat tentang 4 tahun perjalanan kepemimpinan Walikota Medan dengan tagline Medan Rumah Kita,” katanya.

Masyarakat yang bermukim di bantaran sungai, lanjut dia, juga sering terkena dampak banjir. Bahkan, sudah seperti tidak ada lagi pengharapan untuk perubahan.

Menurut Nasir, hujan yang turun dengan intensitas tinggi adalah ujian atau indikator pembangunan infrastruktur seperti jalan dan drainase apakah berhasil atau tidak, jumlah titik jalan tergenang air apakag semakin berkurang atau malah bertambah.

“Nah, dalam beberapa pekan terakhir itulah kualitas pembangunan infraatruktur dapat kita lihat. Bahwa, titik jalan yang mengalami genangan air menjadi bertambah bukan malah berkurang,” tegas Sekretaris Komisi I ini.

Realisasi Pajak dan Retribusi Memalukan

By On 10:44 AM

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan menilai realisasi pajak dan retribusi Pemko Medan TA 2018 memalukan. Pasalnya, dari target Rp107.22 miliar pajak reklame, Pemko Medan hanya mampu mendulang Rp13,72 miliar.

“Pencapaian ini sangat memalukan dan tidak bisa diterima,” tegas jurubicara FPKS, Muhammad Nasir, saat menyampaikan pemandangan umum fraksi atas nota pengantar Walikota terhadap LPj TA 2018 dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (24/6/2019).

Rendahnya pencapaian ini, menurut FPKS, tidak ada kaitannya dengan penumbangan sebagian reklame ilegal dan berizin di Kota Medan. Sebab, papan reklame yang dirobohkan adalah yang tidak berizin atau ilegal.

“Jadi, kami minta penjelasan Pemerintah Kota Medan terkait hal ini serta apa solusi yang akan dilakukan di tahun 2019 untuk meningkatkan pendapatannya,” tanya Nasir.

Sama halnya dengan realisasi pendapatan dari sektor retribusi daerah, sebut Nasir, FPKS juga menilai sangat memalukan. Sebab, dari target sebesar Rp250,84 miliar, hanya terealisasi sebesar Rp 85,20 miliar rupiah atau sebesar 33,97 persen. “Pencapaian tahun 2018 ini merupakan pencapaian terendah dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir,” kata Nasir.

Seluruh pos pendapatan dalam sektor retribusi daerah, sambung Nasir, tidak ada satupun mencapai target yang telah ditetapkan.

“Ini menunjukkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan terkait sektor ini tidak bekerja. Pimpinan OPD terkait di evaluasi saja,” tegas Nasir.

Diklat Pengembangan & Pembelajaran Berbasis STEM

By On 9:02 AM

SMKN 7 BATAM MENGADAKAN DIKLAT PENGEMBANGAN DAN PEMBELAJARAN BERBASIS STEM ( Science, Technology, Engineeing and Mathematics )
Expose.web.id

Pelaksanaan Kegiatan Hari Minggu dan Senin  dari Pukul 08.00 Wib s/d 17.00 Wib, dibuka dan ditutup oleh Kepsek SMKN 7 Batam Baharuddin Sitepu, M.Pd.T
Lokasi : Gedung RPS SMKN 7 Batam

Liputan Khusus :
Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Guru didik PNS dan honorer di SMKN 7 Batam dengan narasumber dari  PPPP TK BOE Malang Bapak Drs. Syaiful Karim M.T, kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman dan terkendali.
Kegiatan ini dibuka dengan kata sambutan yang begitu sederhana dan bersahaja namun penuh makna oleh Kepala SMKN 7 Batam  Bapak Drs. Baharuddin Sitepu, M.Pd T.
Para peserta guru didik sangat senang dan bahagia mengikuti Pendidikan dan Pelatihan ini dikarenakan semakin menambah bobot ilmu kompetensi dalam mengajar dan juga dapat semakin menambah bobot wawasan pengalaman dalam mengajar anak didik atau murid SMK kedepannya.
" Semoga kegiatan ini diadakan secara continue (berkelanjutan) dan berkesinambungan setiap tahunnya, serta dapat menjadi nilai plus buat penilaian kenaikan pangkat atau jabatan imbuh salah satu guru peserta diklat. "
Diklat ini diikuti oleh 18 peserta Guru di lingkungan SMKN 7 Batam, baik  Guru honores maupun Guru PNS.
Adapun Daftar nama Peserta  yang mengikuti dan menghadiri Diklat tersebut, yakni sebagai berikut :
1.  Fitriandriani, S.Pd  NIP : 197808182010012008
2. Abdul Rahman Syahputra Saragih, S.E
NIP : 198311302010011019
3. Enjang Suhaedin, S.Pd
NIP : 198703192019031001
4. Robi Akbari, S.Pd
NIP : 199007182019031001
5. Rahmawati, S.E
NIP : 2010.01.0318
6. Elia Rita, S.Pd I
NIP : 2010.01.0637
7. Irvon Zulmi, S.E
NIP : 2010.01.0195
8. Dian Wirdhana, S.kom
NIP : 2010.01.0093
9. Astri Nuraini, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0815
10. Tri Wilujengningsih, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0858
11. Ratih Aresta Komala, S.Pd I
NIP : 2017.01.1.0774
12. Ari Iswanto, S.Pd
NIP : 2017.01.10830
13. Hendra Purnama, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0783
14. Nola Fitri, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0777
15. Aries Arianto, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0887
16. Adam Kriszal, S.Kom
NIP : 2017.01.1.0873
17. Dian Anggraini, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0739
18. Darmawati, S.Pd
NIP : 2017.01.1.0868.
Kegiatan Diklat ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 23 - 24 Juni 2019, Adapun materi kegiatan atau makalah yang dibahas di Diklat ini yakni :
1. Overview Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berbasis STEM ( Science, Technology, Engineering and Mathematics ) berdurasi 1 x 45 menit.
2. Kebijakan Nasional / Kemdikbud berdurasi 2 x 45 menit.
3. Karakteristik STEM ( Science, Technology, Engineering and Mathematics ) berdurasi 6 x 45 menit.
4. Analisis STEM Dalam Kurikulum 2013 berdurasi 6 x 45 menit.
5. Model Pembelajaran STEM berdurasi 5 x 45 menit.
6. Penilaian Pembelajaran STEM berdurasi  selama 10 x 45 menit.
7.Pengembangan Perangkat Pembelajaran STEM berdurasi selama 15 x 45 menit.
8. Rencana Tindak Lanjut dan MoU Implementasi STEM berdurasi 2 x 45 menit.
9. Evaluasi Program Post Test berdurasi 2 x 45 menit.
10. Launching Implementasi STEM berdurasi 1 x 45 menit.
" Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ini akan menghasilkan guru-guru yang berkualiatas nantinya dan hasil pengajaran yang lebih baik lagi nantinya, disini para peserta mendapat nilai dan tingkat predikat kelulusan yang sangat baik seluruhnya, papar Bapak Baharuddin Sitepu selaku Kepala SMKN 7 Batam dengan senyum bangga. "
# FERRA-RI 01 #

Wakil Wali Kota  Hadiri Silaturrahmi Syawal PD Muhammadiyah Medan   Terus Kembangkan   Syiar Islam & Jaga    Kerukunan

By On 10:02 PM

Wakil Wali Kota Medan  Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak semua, terutama keluarga besar Muhammadiyah  untuk terus mengembangkan syiar Islam serta senantiasa menjaga kerukunan di semua lapisan masyarakat.

Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota ketika menghadiri Silaturrahim Syawal 1440 H yang digelar Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Medan di Sekretariat PD Muhamadiyah Jalan Mandala By Pass,  Minggu (23/6).

“Mari kita kembangkan syiar Islam serta menjaga kerukunan di semua lapisan masyarakat,” kata Wakil Wali Kota. Kemudian Wakil Wali Kota mengajak seluruh keluarga besar Muhammadiyah memanfaatkan momen Silaturahmi Syawal sebagai alat pemersatu bangsa.

Selanjutnya Wakil Wali Kota berharap agar masyarakat terus mempertahankan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Kemudian senantiasa saling mengingatkan dan saling menasihati jika ada yang tidak lagi mampu menjaga sikap dan perilaku sehari-hari dengan baik.

“Jadi marilah kita manfaatkan penghapusan dosa di antara kita pada hari ini dengan menguatkan niat dan tekad agar selalu berusaha menjaga baik hubungan di antara kita sebagai sesama hamba Allah,” harapnya.

Dihadiri  Ketua LDK PP Muhammadiyah M Ziyad MA, Ketua PD Muhammadiyah Medan Drs Anwar Sembiring MPd., Sekretaris PD Muhammadiyah Medan Dr Hasrat Efendi Samosir dan ratusan anggota keluarga besar Muhammadiyah, Wakil Wali Kota selanjutnya menyinggung masalah  genangan air yang terjadi di  beberapa titik di Medan beberapa hari lalu.

Mantan anggota DPRD Medan itu menerangkan, persoalan genangan air tidak berdiri sendiri. Ada berbagai faktor, jelasnya, sebagai penyebabnya seperti  terbentuknya sendimentasi di parit akibat belum tumbuhnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Sendimentasi tersebut membuat air tidak mengalir  sehingga air meluap ke jalan ketika hujan deras.

Selain sendimentasi akibat kurangnya kesadaran masyarakat, Wakil Wali Kota mengungkapkan, genangan air yang terjadi juga tidak terlepas dari naiknya air Sungai Deli akibat mengalami pendangkalan  karena sudah lama tidak pernah dilakukan pengerukan. Kemudian ditambah lagi dengan terjadinya pasang di Belawan.

“Semua (genangan air) ini tidak ada yang  berdiri sendiri. Ketika hujan air Sungai Deli naik. Kebetulan, saya dapat laporan di Belawan sedang pasang. Tertahanlah air tidak masuk ke laut. Kalau air Sungai Deli naik, maka air Sungai Babura, Sungai Sikambing, dan sungai lain yang termasuk dalam alurnya, tidak bisa masuk. Sehingga tertahanlah air itu. Mohon maaf, ini bukan berapologi,” tegasnya.

Silaturrahmi Syawal PD Muhammadiyah Medan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Selain diisi dengan ceramah oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah M Ziyad MA, acara juga dirangkaikan dengan pemasangan kacu oleh Wakil Wali Kota kepada calon jemaah haji dari Keluarga  Besar Muhammadiyah yang akan  menunaikan Rukun Islam kelima tersebut.

Wali Kota Lepas   Ratusan Peserta Jalan   Sehat

By On 10:00 PM

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH melepas ratusan peserta jalan sehat yang digelar harian Tribun Medan di Jalan Pengadilan, Minggu (23/6). Jalan sehat ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Tribun Medan setiap tahunnya dengan tujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Kota Medan agar rajin berolahraga, serta senantiasa menjaga pola hidup sehat.   

            Didampingi Kadispora Sumut Baharudin Siagian, Pimpinan Perusahaan Setiawan serta Pemred Harian Tribun Medan Syarief Dayan, Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan tersebut. Sebab, Harian Tribun turut mendukung Pemko Medan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dnegan berolahraga.

            Selain melakukan pelepasan peserta jalan sehat, Wali Kota juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berolahraga sekaligus menyapa dan bertatap muka langsung dengan para warga. Dengan demikian, hubungan baik antara pemerintah dengan semua stakeholder khususnya masyarakat dapat senantiasa terjalin dengan baik.     
 .
            "Senang sekali rasanya pagi ini kita semua dapat berkumpul dan berolahraga bersama dalam rangakaian acara yang digelar oleh Tribun Medan. Kegiatan seperti ini tentunya sangat positif serta menjadi wadah silaturahmi bagi kita semua usai melakoni kesibukan dan pekerjaan selama sepekan," kata Wali Kota.     
      
            Di samping itu Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya kepada Tribun Medan yang telah menginisiasi terselenggaranya acara tersebut. Sebab, jalan sehat yang digelar mampu membuat warga Kota Medan berbaur dan saling beramahtamah antara satu dan lainnya. Dengan demikian semakin terbangun rasa kebersamaan sehingga menjadi energi untuk berkontribusi melakukan serta memberikan yang terbaik bagi Kota Medan. 

            "Kita sangat mengapresiasi acara yang digelar hari ini. Kegiatan ini menjadi wujud bahwa Kota Medan yang multikultural dapat berbaur menjadi satu dalam suasana yang penuh dengan semangat dan kegembiraan. Kiranya harmonisasi hidup bermasyarakat dapat terus kita jaga dan pelihara bersama," harapnya.        
   
            Sejak pukul 06.00 WIB tampak ratusan warga memadati lokasi acara. Selain jalan sehat, panitia acara juga menyiapkan sejumlah bingkisan menarik bagi para peserta. Di sela-sela acara, Wali Kota terlihat berbincang-bincang dan tak jarang para warga juga mengajak Wali Kota untuk foto bersama. Selanjutnya orang nomor satu di Pemko Medan tersebut melayani permintaan warga untuk berswafoto dengannya.

Hj Rita Maharani Apresiasi Kehadiran Ruang Ketrampilan & Kolam Hydrotheraphy YPAC Medan

By On 9:56 PM

 Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani SH bersama Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Medan Ny Rose Rahmat meresmikan Ruang Ketrampilan dan Kolam Hydrotheraphy YPAC Jalan Adinegoro, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (22/6).
            Selain peresmian ruang keterampilan dan kolam hydrotheraphy yang ditandai dengan pemotongan pita dan penandatangan parasati tersebut, acara juga dirangkaikan dengan wisuda siswa YPAC. Di kesmepatan itu Hj Rita juga membeli sejumlah hasil kerajinan tangan siswa YPAC.
            Peresmian dan wisuda ini turut dihadiri Linda Hadi selaku Pembina YPAC, Kepala Pusat  Rehabilitasi Anak YPAC Medan Suratno M Psi, Presiden Lion Club Medan Suryani Susilo, unsur TP PKK Kota Medan, seluruh guru serta staf YPAC Medan serta para orang tua siswa.
            Dalam sambutannya, Hj Rita snagat mengapresiasi YPAC Medan karena telah mengusahakan ruang ketrampilan dan kolam hydrotheraphy, guna memberikan wadah bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus dalam mengembangkan kreatifitas serta mendapatkan terapi yang memadai.
            “Saya berharap kehadiran ruang ketrampilan dan kolam hydrotheraphy dapat membantu anak-anak kita yang memiliki kebutuhan khusus ini semakin lebih berkembang dalam berkreatifitas. Di samping itu juga dapat membantu anak-anak yang kita cintai ini untuk lebih mengekspresikan diri. Dengan demikian mereka nantinya dapat menapaki masa depan yang lebih baik lagi,” kata Hj Rita.
            Selanjutnya ibu tiga anak yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD dan Ketua Dekranasda Kota Medan  mengungkapkan, sebagai generasi penerus cita-cita bangsa yang kelak menjadi pemimpin bangsa, setiap anak harus jadi prioritas. Sekaitan itulah sejak dini,  anak harus dimbing untuk mengembangkan dan mengekspresikan dirinya dalam kegiatan positif.
             Bagaimanapun keadaannya tegas Hj Rita, generasi muda harus terus mendapat perhatian, apalagi  dengan kebutuhan khusus seperti anak-anak yang ada di YPAC ini.Oleh karenanya orang tua dan para pendidik harus berperan penting dalam mendidik anak. “Ketika anak melakukan suatu kesalahan, dimohon untuk selalu sabar dan memberikan bimbingan positif. Tidak boleh memarahi anak dengan mengeluarkan kata-kata kasar,” ungkapnya. 
              Selain itu tambah Hj Rita lagi, para orang tua juga harus paham bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, kesehatan dan kesempatan. Diingatkannya, tumbuh kembang anak sangatlah penting agar nantinya dapat menjadi generasi penerus Kota Medan yang memiliki produktifitas dan daya saing yang tinggi.
              Bagi Hj Rita, setiap anak adalah istimewa dengan berbagai tingkah polanya, begitu pula dengan anak-anak yang dibina oleh YPAC Medan. “Saya berharap anak-anak yang kita cintai bersama ini dapat merasakan iklim pendidikan  yang baik. Mereka juga berhak memperoleh masa depan yang cemerlang seperti anak-anak lainnya. Tugas kita bersama untuk dapat mewujudkan hal tersebut,” paparnya.
              Selanjutnya Hj Rita berharap, selain peningkatan dari segi fasilitas, tim pengajar di YPAC Medan juga harus terus ditingkatkan kemampuan keilmuan serta kreatifitasnya dalam mendidik. Dengan terus memperbaharuai metode pengajaran, Hj Rita optimis dapat membekali anak-anak dengan berbagai ilmu pengetahuan serta ketrampilan, sehingga nantinya mereka dapat menapaki masa depan yang lebih baik.                     
               “Sekali lagi saya menginginkan kita smeua terus bersemangat dalam mendidik dan membina anak-anak istimewa yang dimiliki YPAC ini. Amahan ini harus kita jaga dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
                  Sebelum peresmian ruang ruang keterampilan dan kolam hydrotheraphy, Hj Rita Maharani bersama Ny Yose Rahmat mewisuda sejumlah siswa YPAC Medan. Wisuda ditandai dengan pengalungan mendali yang dilakukan Hj Rita serta penyerahan surat tanda kelulusan oleh Ny Yose Rahmat.
                   Setelah itu Hj Rita meninjau sejumlah ruang, termasuk tempat hasil kerajinan tangan siswa-siswi YPAC Medan dipamerkan. Hj Rita tampak tertarik dengan beberapa hasil kerajinan tangan dan membelinya. Kemudian acara dilanjutkan dengan peresmian ruang ketrampilan dan kolam hydrotheraphy.

Wakil Wali Kota Tepung Tawari  Calhaj Asal Kota Medan

By On 9:55 PM

 Wakil Wali Kota Medan Ir  H.Akhyar Nasution MSi menepungtawari calon jamaah (calhaj) haji asal Kota Medan di Hotel Emerald Garden, Sabtu (22/6). Tepug  tawar ini merupakan kegiatan rutin yang digelkar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa restu kepada para calhaj sehingga nantinya dapat melaksanakan seluruh rukun ibadah haji dengan baik dan menjadi haji maupun hajjah yang mabrur.
            Tepung tawar haji  ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan setiap tahunnya. Tahun ini jumlah calhaj asal Kota Medan sebanyak 2.600-an orang. Namun calhaj yang ditepungtawari merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan. Selain tepung tawar, acara juga dirangkaikan dengan halal bi halal.
            Dihadapan  unsur Forkopimda Kota Medan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Medan Drs H Impun Siregar MA,  alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat seta pengurus IPHI Kota Medan, Wakil Wali Kota mengatakan, para calhaj merupakan insan yang beruntung karena sebentar lagi akan menjadi tamu Allah SWT untuk melaksanakan kewajiban rukun Islam yang kelima tersebut.
            “Bersyukur dan berbahagialah, sebab bapak dan ibu telah telah mendapat rahmat dari Allah SWT sehingga insya Allah sebentar lagi dapat melaksanakan ibadah haji. Sebab, tidak sedikit orang yang sampai saat ini masih menunggu giliran untuk berangkat ke Tanah Suci,” kata Wakil Wali Kota.  Mantan anggota DPRD Medan itu selanjutnya mendoakan agar seluruh calhaj nantinya senantiasa diberi kesehatan dan kemudahan  sehingga dapat melaksanakan seluruh rukun ibadah haji dengan baik.  “Semoga nanti menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta senantiasa menjadi hamba Allah yang lebih baik dan selalu melaksanakan segala perintah-Nya,” pesannya.
            Kemudian Wakil Wali kota berharap agar seluruh calhaj selama melaksanakan ibadah haji untuk mendoakan Kota Medan agar selalu aman dan kondusif serta senantiasa dijauhi dari segala bentuk bencana. Dengan demikian Kota Medan menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, sejahtera dan religius.
Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota tak lupa mengajak seluruh calhaj dan masyarakat luas agar selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, minimal tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam parit maupun saluran drainase karenan tindakan itu akan menyebabkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan sehingga memicu terjadinya banjir.
“Buanglah sampah pada tempatnya dan warga senantiasa mewadahi sampah sehingga tidak tercecer. Di samping itu mari terus kita bangun jiwa kegotongroyongan untuk bersama-sama peduli dan mau membersihkan lingkungan tempat tinggal, termasuk rutin mengorek parit yang ada di depan rumahnya masing-masing,” pesannya.

Wali Kota Apresiasi & Dukung MMIA Kover Magazine

By On 9:51 PM

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya kembali Malam Anugrah Medan Most Inspiring Award (MMIA) yang diselenggarakan Kover Magazine. Sebab, acara yang akan digelar  di Merdeka Walk, Sabtu (29/6) malam, dinilai memiliki nilai pembelajaran sekaligus  dapat menjadi inspirasi bagi warga Kota Medan untuk berbuat yang terbaik sesuai dengan bidangnya masing-masing.

            Dukungan ini disampaikan Wali Kota didampingi Kabag Humas Ridho Nasution saat menerima pihak CEO Kover Magizine CEO Boydo Panjaitan beserta sejumlah jajaran redaksi di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (21/6).

            “Saya sangat mengapresiasi digelarnya Malam Anugrah MMIA. Semoga acara ini dapat  terus melahirkan insan-insan yang dapat menjadi inspirasi bagi warga Kota Medan untuk mendedikasikan kemampuan ataupun keahliannya untuk banyak orang,” kata Wali Kota.  

            Selain rutin menggelar MMIA, Wali kota pun menilai, Kover Magazine sebagai majalah life style dari Kota Medan juga telah memberikan berbagai informasi menarik kepada masyarakat. Meski demikian Wali Kota berpesan agar hal itu tidak cepat membuat puas seluruh jajaran redaksi tetapi semakin memotivasi untuk bekerja lebih baik dan profesional, sehingga kehadiran Kover Magazine dapat diterima oleh masyarakat.

            Sedangkan CEO Kover Magazine, Boydo Panjaitan menerangkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pihaknya sebelum menggelar Malam Anugrah MMIA telah melakukan survei sehingga akhirnya 10 orang figur yang dinilai sangat memberikan inspirasi positif bagi warga Kota Medan.

            “Dari 10 figur itu, kita nantinya minta kepada Bapak Wali Kota untuk memilih yang terbaik. Oleh karenanya kita sangat mengharapkan kehadiran Bapak Wali kota pada Malam Anugrah MMIA sekaligus menyerahkan award bagi figur yang dinilai paling inspiratif,” jelas Boydo.

            Selanjutnya Boydo menjelaskan lebih jauh tentang Kover Magazine. Dikatakannya, majalh life style  itu selama ini selalu menyajikan berita tentang life style anak-anak muda Kota Medan mulai dari profile, foodtravelingfashion, komunitas, dan lainnya.

            Boydo ingi  Kover Magzine  dapat memberikan pembelajaran yang baik bagi masyarakat melalui perhelatan. “Diharapkan melalui acara ini semakin banyak orang yang terinspirasi untuk hidup dengan baik tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain,” harapnya.

Contact Form

Name

Email *

Message *