HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

DPRD Medan Meminta Pemko Medan Tidak Ragu Dan Bimbang

By On 8:36 AM


Medan,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan tidak ragu dan bimbang dalam melakukan revitalisasi pasar tradisional di Kota Medan, seperti revitalisasi Pasar Timah di Kecamatan Medan Area yang hingga kini belum jelas juntrungnya.
“Kalau sudah merupakan program, harus terealisasi dan jangan ditunda-tunda. Pemko harus tegas soal penataan dan revitalisasi pasar. Bagaimana mungkin Kota Medan menjadi maju dan bagus kalau program saja tidak dijalankan,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Hendra DS, kepada wartawan di Medan, Senin (16/7/2018) menjawab tertundanya pembangunan Pasar Timah karena penolakan pedagang.
Menurut Hendra, kalau sudah merupakan program harus dijalankan. Lagian, kata politisi Partai Hanura ini, program revitalisasi pasar tradisional di Medan bertujuan untuk mensejahterahkan pedagang serta penataan kota ke arah yang lebih baik.
“Kepada pedagang supaya dapat jernih menyikapi serta mendukung program pemerintah membangun Kota Medan demi kepentingan umum. Para pedagang jangan mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh pihak tertentu,” pintanya.
Kepada semua piha, Hendra, juga mengharapkan agar dapat menyatukan persepsi terkait tujuan revitalisasi yakni kesejahteraan pedagang dan penataan pembangunan di inti kota. “Pemko dapat mensosialisasikan program pemerintah terkait revitalisasi pasar, sehingga pedagang dapat memahaminya,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pembangunan pasar timah akan segera dilakukan. Namun, rencana pembangunan menjadi terhambat akibat penolakan dari para pedagang. Padahal, Pemko Medan sudah menyiapkan tempat penampungan sementara bagi pedagang.

Pemko Medan Mendapat Dukungan Apresiasi DPRD Medan

By On 8:42 AM


Medan, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata terus mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk menyemarakkan dunia pariwisata di Kota Medan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan kawasan hutan mangrove di Medan bagian Utara menjadi destinasi wisata.
Upaya Pemko Medan ini mendapat apresiasi dan dukungan DPRD Kota Medan. “Kita dukung upaya itu. Apalagi, nantinya mendatangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Medan dari sektor pariwisata,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, Ilhamsyah, menjawab wartawan di Medan, Minggu (15/7/2018).
Sebagai kota jasa dan perdagangan, kata Ilhamsyah, Kota Medan memang tidak memiliki spesifikasi destinasi wisata untuk menarik para wisatawan baik lokal, regional maupun manca negara. Tapi, kata Ilhamsyah, sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Kota Medan juga dikenal sebagai kota yang penuh dengan sejarah.
“Disini itu ada situs Kota Cina, ada kota tua, ada Masjid Al Oesmani, ada Masjid Raya Al Mahsun, ada istana Tjong A Fie, Danau Siombak. Bahkan, ada pula Stasiun Kereta Api Labuan yang tertua di Sumut,” sebut Ilhamsyah.
Selain itu, sebut Ilhamyah, Kota Medan juga disebut sebagai kota yang multikultural, dimana di dalamnya berhimpun bermacam-macam suku dan agama yang selalu berdampingan hidup rukun dan damai dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.
“Semua peninggalan sejarah dan berbagai ragam suku ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk lebih dalam mengenal Kota Medan. Belum lagi kulinernya,” ujarnya.
Hadirnya hutan mangrove sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Medan, menurut politisi asal Dapil II ini, sangat tepat sekali. Selain sebagai benteng dari abrasinya air laut, mangrove juga nantinya bisa memanjakan mata para wisatawan akan penghijauan.
“Bukan hanya untuk destinasi wisata saja, mangrove juga banyak manfaatnya. Yang jelas, seluruh potensi wisata ini harus dikembangkan secara integral dan tidak terpisah-pisah,” ungkapnya.

Pengguna Jalan Tol Tidak Merasa Bingung Dan Lama

By On 8:40 AM


Medan,Anggota DPRD Kota Medan, Landen Marbun, meminta pihak PT. Jasa Marga menyediakan dan memperbanyak tempat atau counter untuk pengisian ulang saldo kartu e-Tol.
“Sehingga pengguna jalan tol tidak merasa bingung dan lama mengantri saat melakukan pembayaran di gerbang keluar tol,” ungkap Landen Marbun, kepada wartawan di Medan, Minggu (15/7/2018).
Sebab, lanjut Ketua Fraksi Partai Hanura itu, masyarakat atau pengguna jalan tol banyak mengeluh akibat terjadinya tumpukan di pintu tol karena harus antri saat membayar akibat saldo e-Tol-nya kurang, dan bingung mau isi saldo karena tak ada tempat pengisian.
Landen mengungkapkan pengalamannya yang lima kali mendatangi tempat mengisi saldo (indomaret, red), yang ternyata kelima tempat itu telah habis saldo dan tak bisa mengisi. “Untuk mencapai lima tempat ini kan sudah makan waktu. Sementara gak ada yang jual,” ujarnya.
Apalagi kalau kita harus ke ATM atau bank dulu untuk mengisi pulsa, imbuh Landen, hal ini tentu memakan waktu juga. “Kalaulah ada ATM yang dekat dengan rumah kita atau dekat dengan pintu tol, bisa memudahkan kita. Kalau tak ada? Kan terpaksa harus keliling juga nyarinya,” ujar Landen.
Apalagi, imbuh anggota dewan empat periode ini, sama-sama kita maklumi bahwa tidak semua pemegang kartu e-Tol tahu berapa sisa pulsa yang mereka miliki. “Manalah ada waktu masyarakat untuk mengeceknya,” kata Landen.
Ketua GAMKI Sumut ini menilai ada kesan kesengajaan dalam hal ini yang orientasinya pengguna jalan tol ‘terpaksa’ harus membayar tunai. Hal tersebut menurut Landen ada peluang terjadinya ‘transaksional’ antara pengguna jalan tol dengan oknum-oknum yang ingin memanfaatkan situasi ini.
“Karena pengguna jalan tol hanya berpikir bagaimana biar cepat keluar tol, dan bersedia membayar tunai. Kondisi ini kan bisa saja dimanfaatkan oknum-oknum untuk kepentingan pribadinya,” tegas Landen.
Menurut dia, ada kesan ketidaksiapan pihak PT. Jasa Marga dalam penerapan sistem e-Tol. Karena mereka masih memberlakukan transaksi tunai. Seharusnya pihak PT. Jasa Marga menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung pemberlakuan sistem e-Tol tersebut.
“Masyarakat menggunakan jalan tol kan karena ingin memperlancar dan mempercepat perjalanan mereka. Jangan gara-gara penerapan sistem e-Tol ini justru malah semakin mempersulit dan merugikan pengguna jalan tol,” tegas Landen.
Untuk itu dia kembali meminta pihak PT. Jasa Marga menyediakan tempat-tempat pengisian saldo e-Tol di seputaran gerbang tol untuk memudahkan masyarakat melakukan pengisian, sehingga penerapan e-Tol ini benar-benar bermanfaat bagi pengguna tol. Dan bukan justru sebaliknya, menjadi kendala,” tegas Landen.

Antisipasi 3C Polsek Batang Kuis Patroli Malam Hari

By On 8:40 PM

DeliSerdang – Guna Antisipasi 3C (Curat,Curas Curanmor)  serta Gangguan Kamtibmas yang terjadi di seputaran wilayah hukumnya, Polsek Batang Kuis laksanakan Giat Patroli Mobile di Malam hari sekaligus melakukan kegiatan monitoring ke beberapa tempat rawan gangguan kamtibmas seperti pemukiman penduduk, perkantoran, pusat perbelanjaan, SPBU serta objek vital, Jumat (13/07/2018) malam.
Disamping melaksanakan Patroli, Personil Polsek Batang Kuis terus melakukan dialog dengan setiap masyarakat yang dijumpai, sekaligus menyampaikan pesan pesan Kamtibmas untuk tetap bisa menjaga keamanan lingkungannya, karena untuk menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama bukan tanggung jawab polisi atau pemerintah saja, semua masyarakat harus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungannya masing masing.
Dengan rasa kebersamaan dan saling peduli untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan yang menjadi harapan semua warga dapat diwujudkan.
Kegiatan Patroli tersebut sesuai dengan harapan Kapolsek Batang Kuis AKP Bulat Panjaian SH., bersama sama dengan semua personil selalu berupaya menciptakan dan menjaga sitkamtibmas, dan menekan terjadinya kejahatan yang meresahkan Masyarakat.
“Setiap malamnya kegiatan Patroli memang rutin dilaksanakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya tindak pidana di sejumlah titik rawan terjadinya gangguan kamtibmas seperti 3C (curas, curanmor, curat)”. ucap Kapolsek.(mashuri)

Anggota Polsek Batang Kuis Senam Bersama

By On 8:30 PM

DeliSerdang – Menjaga kondisi fisik tubuh sangat di perlukan guna menunjang aktifitas kerja, untuk itu Polsek Batang Kuis setelah melaksanakan Apel pagi melaksanakan giat olahraga Pagi yaitu senam bersama yang dilaksanakan di halaman mako polsek Batang Kuis , Sabtu (14/07/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Polsek Batang Kuis terkecuali untuk Personel yang melaksanakan tugas Pengamanan dan Pelayanan, Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kekompakam personel Polsek Batang Kuis dalam pelaksanaan tugas sehari hari.
“ Kebugaran tubuh harus tetap dijaga , maka dari itu satu minggu sekali wajib bagi anggota untuk ber olah raga “ ujar Kapolsek Batang Kuis AKP Bulat Panjaian SH.(mashuri)

Polsek Bangun Purba Amankan TKP Penemuan Mayat

By On 8:20 PM

Deliserdang – Petugas Polsek Bangun Purba Polres Deliserdang amankan TKP (Tempat Kejadian Perkara) penemuan mayat diduga bunuh diri, Jumat (13/07/2018) pukul 09.30 wib.
Kejadian di Dusun IV Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deliserdang tepatnya dikamar korban.
Mayat laki-laki ditemukan tergantung menggunkan seutas tali nilon berwarna kuning. Setelah di periksa korban diketahui bernama Aldi Mutasin (18).
Dari keterangan Kapolsek Bangun Purba AKP Rolihardo Sinaga SH, korban ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Ponimin (53) yang merupakan ayah korban.
“Dari keterangan saksi Ia terkejut saat melihat korban sudah tergantung di dalam kamar dengan menggunakan tali nilon berwarna kuning, selanjutnya korban berteriak minta tolong tetangga,” terang AKP Rolihardo Sinaga.
Ditambahkan Kapolsek Bangun Purba, petugas yang mengetahui kejadian itu langsung ke TKP dan mengamankan barang bukti, personil Polsek Bangun purba dan petugas Puskesmas kemudian  menurunkan korban dari gantungan dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
“Korban sempat akan dilakukan autopsi tetapi pihak keluarga menolak dengan dinyatakan surat pernyataan oleh pihak keluarga,” Kapolsek Bangun Purba menambahkan.(mashuri)

Polsek Galang Giat Rutin Pengaturan Lalin Pagi Hari

By On 8:06 PM

Deliserdang – Dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat maupun anak sekolah dipagi hari, anggota Polsek Galang Polres Deli Serdang hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan humanis daengan melakukan pengaturan lalu lintas di berbagai simpul-simpul jalan yang rawan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas agar  aktivitas masyarakat tersebut dapat berjalan lancar dan aman. Sabtu (14/07/2018).
Kegiatan rutin tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi kemacetan ruas jalan dan persimpangan yang di gunakan warga yang sebagian besar memulai aktifitas di pagi hari, ada yang berangkat ke kantor, para pelajar berangkat kesekolah, pedagang pergi ke pasar dan seluruh lapisan masyarakat memulai kegiatannya pada waktu yang hampir bersamaan.
Seperti halnya yang sering terjadi di sepanjang jalan P.Kemerdekaan Kec. Galang, dimana Pasar Tradisional berada di pinggir jalan tersebut mengakibatkan warga yang hendak ingin berbelanja ke pasar suka berhenti bahkan memarkirkan kendaraan nya sembarangan hingga memakan ruas badan jalan, sehingga hal ini mengakibatkan terganggunya kelancaran lalu lintas di sepanjang jalan tersebut.
Untuk mengatasi kondisi yang demikian seluruh personil dilibatkan dalam pengaturan pos padat pagi dititik titik rawan kemacetan, mulai dari Bhabinkamtibmas, Unit Sabhara, Unit Laulintas dan lain-lain tujuannya agar di titik atau simpul-simpul rawan kemacetan kembali lancar.
Giat gatur lalin pada pagi hari ini rutin kami laksanakan guna memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat dan memberi rasa aman kepada pengguna jalan saat berkendara maupun saat penyeberangan”, ujar Kapolsek Galang Polres Deli Serdang AKP S. SIREGAR.(mashuri)

PANGDAM I/BB BERI MOTIVASI KEPADA SATGAS PAMTAS YONIF 121/MK DI WILAYAH PERBATASAN RI-PNG

By On 4:27 PM

Expose-Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, S.I.P. mengunjungi daerah perbatasan negara antara RI dan PNG di Kabupaten Keerom Papua guna menemui prajurit Satgas Yonif 121/MK yang sedang bertugas mengamankan perbatasan negara di sana. Pangdam yang didampingi Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur Kolonel Arm Khoirul Hadi langsung dari Medan Sumatera Utara tiba di bandara Sentani Jayapura, dan disambut oleh Kasdam XVII/ Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa dan Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 121/MK Letkol Inf Imir Faishal, Kamis (12/07/2018).

Tiba di Jayapura Pangdam I/BB beserta rombongan langsung menuju Pos Komando Taktis (Pos Kotis) Satgas Yonif 121/MK yang berkedudukan di Kampung Wonorejo Keerom Papua untuk melihat kondisi dan bertatap muka secara langsung dengan para prajurit Satgas Yonif 121/MK yang langsung disambut dengan tarian tradisional dari anak-anak dan remaja Papua yang merupakan binaan dari Satgas Yonif 121/MK.

Rencananya Pangdam I/BB beserta rombongan akan melaksanakan kunjungan kerja selama 3 hari mulai tanggal 12 hingga 14 Juli 2018 di perbatasan yang ada di Kabupaten Keerom Papua dengan mengunjungi pos-pos perbatasan negara  yang ada di bawah jajaran Satgas Yonif 121/MK.

Pangdam yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Danrem 172/PWY yang berkedudukan di Abepura Jayapura ini merasa bangga dan mengatakan terimakasih kepada para prajurit Satgas Yonif 121/MK selama bertugas kurang lebih 5 bulan di perbatasan atas prestasinya antara lain menggagalkan peredaran miras, penemuan tanaman ganja dan menggagalkan penyeludupan hasil bumi yaitu Kulit Kayu Masohi serta mengamankan munisi illegal yang beredar di wilayah perbatasan.

Pangdam juga mengatakan prestasi yang telah dicapai agar dipertahankan serta ditingkatkan lagi dan jangan justru dinodai dengan hal-hal kecil yang dapat mencoreng  nama baik satuan TNI AD pada khususnya dan TNI pada umumnya. Lakukan pendekatan dengan masyarakat setempat dengan menghormati adat istiadat yang ada dan jangan sekali kali merugikan dan menyakiti hati rakyat, walaupun ada beberapa hambatan di dalam tugas melaksanakan agar mengedepankan pendekatan dengan masyarakat guna penyelesainnya.

Diakhir pengarahan Pangdam I/BB memberikan oleh-oleh yang dibawa langsung dari Medan Sumatera Utara untuk para prajurit Satgas Yonif 121/MK dan diterima langsung oleh Dasatgas Yonif 121/MK. Pada kesempatan itu pula Dansatgas Yonif 121/MK Letkol Inf Imir Faishal memberikan cenderamata hasil kerajinan tangan prajurit Satgas Yonif 121/MK selama bertugas di Papua berupa lukisan yang dilukis di atas pecahan-pecahan kulit telur kepada Pangdam I/BB.

Diakhir acara Pangdam I/BB berkenan meninggalkan kenangan berupa penanaman pohon yaitu Jambu Bangkok  di Pos Kotis Satgas Yonif 121 MK.(s)


Wong Chun Sen:  Satpol PP Jangan Sampai Melukai Hati Pedagang Pasar Timah

By On 8:03 AM


Medan,Ketua Taruna Merah Putih Kota Medan, Drs.Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B mengingatkan Kepala Satuan Polisi Pamongpraja (POL PP) Kota Medan dan jajarannya untuk tidak dijadikan sebagai alat kekuasaan oleh kelompok atau oknum pengembang yang berkepentingan terhadap pasar Timah. Wong menilai  Satpol PP Kota Medan saat ini hanya mampu menindak jika ada kepentingan yang saling menguntungkan bagi mereka, sementara sesuai aturan dan fungsinya Satpol PP berfungsi sebagai penegakan peraturan sesuai Peraturan Walikota Medan Nomor 51 Tahun 2014 tentang tugas pokok dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan.
“ Kita sangat sayangkan Satpol PP Kota Medan, dibawah pimpinan M.Sofyan akan melukai hati masyarakat terutama para pedagang pasar Timah dengan rencana pengosongan lapak pasar timah untuk revitalisasi. Pasalnya, pengosongan lapak pasar Timah tersebut sepengetahuannya masih proses Kasasi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan,” terang Wong, Rabu,(11/7).
Wong Menilai, Satpol PP Kota Medan selama ini dinilai lemah dalam bertugas melakukan penegakan perda terutama dalam menindak bangunan dan tiang reklame yang jelas menyalah dan tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Medan.
“ Kami minta agar Satpol PP kota Medan jangan memaksakan kehendak untuk melakukan pengosongan paksa yang akan membenturkan masyarakat dengan pedagang pasar Timah. Dan Pemko Medan seharusnya melakukan pengosongan paksa berdasarkan hasil mufakat dengan pedagang, jangan gadaikan masyarakat demi kepentingan pengelola,” terang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini.
Masih menurut Wong lagi, Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan Akhyar saat mencalonkan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota Medan saat itu saat kampanyenya ke Pasar Timah pernah mengatakan tidak akan mengusur dan merelokasi pedagang pasar timah. Sehingga janji pemimpin di Kota Medan ini seharusnya di penuhi dan dapat dibuktikan.
“ Kepada Kasatpol PP Kota Medan untuk bekerja tanpa ada kepentingan. Masih banyak yang harus dikerjakan oleh Satpol PP Kota Medan untuk membuat Kota Medan ini terlihat tertib dan indah. Lakukan tugas dengan jujur dan lebih berpihak kepada rakyat sesuai yang diamanahkan, jika salah segera lakukan penindakan,” ucap Ketua TMP Kota Medan ini.
Sementara Asril Siregar, selaku kuasa hukum pedagang pasar Timah sebelumnya kepada wartawna menjelaskan, persoalan konflik pasar timah sudah terjadi selama 5 tahun yang dinilai sarat kepentingan. Pasar Timah juha tidak termasuk dalam 7 pasar yang wajib di revitalisasi. Menurut Asril upaya pedagang yang melakukan upaya pembelaan hukum di tahapan proses Kasasi ini sudah seharusnya menjadi perlindungan pemerintah dan bukan menjadi sasaran lawana di ciptakan.
“ Berdasarakan keputusan PTUN No.103/G/2017/PTUN-MDN masih berlaku, bahwa agar pelaksanaan objek perkara tidak dilakukan sebelum adanya putusan Hakim yang tetap, maka belandaskan itu, Satpol PP Kota Medan tidak bisa melakukan penertiban,” sebutnya.
Dijelasnkan Asril lagi, yang mereka tidak terima, tempat penampungan pedagang saat revitalisasi dilakukan adalah tempat penggusuran eks warga di Jalan Timah, yang merupakan tanah milik PT.KAI, sehingga akan dapat membenturkan masyarakat dengan pedagang.

Kasad : Lulusan Akmil, Perwira berkarakter, Profesional sekaligus Akademisi

By On 11:07 PM

Perwira merupakan suri tauladan dan sumber inspirasi bagi anak buahnya, baik dalam hal sikap, perkataan maupun perbuatan. Perwira harus memiliki karakter sebagai pemimpin yang kredibel, jujur, bijaksana dan selalu mengutamakan kepentingan negara di atas segala-galanya.

Hal tersebut disampaikan Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya pada upacara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna Akmil Tingkat IV/Sermatutar Tp. 2017/2018, bertempat di Gedung Moch. Lily Rochli, Megelang, Jawa Tengah, Selasa (10/7/2018).

Kasad mengatakan, tahun 2018 ini adalah merupakan tahun kelulusan kedua bagi Taruni Akademi Militer. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa TNI AD mendukung serta menerapkan prinsip kesetaraan kesempatan antara pria dan wanita dalam berkarir di TNI AD melalui jalur Akademi Militer. Meskipun demikian, sesuai budaya ketimuran, kita tetap memperhatikan hal-hal khusus yang merupakan kodrat seorang wanita dalam menerapkan pola pembinaan di institusi pendidikan ini,ujarnya.

Secara khusus, Kasad mengucapkan selamat kepada Sermatutar Rovi Ardya Prawira,  S.Tr.(Han) lulusan terbaik yang mendapatkan penghargaan Adhimakayasa dan Sermatutar Dhian Kurnia Fitri, S.Tr.(Han) yang meraih Anindya Wiratama. Penghargaan itu merupakan pengakuan atas kerja keras dan capaian yang telah diperoleh selama pelaksanaan pendidikan.

Jenderal TNI Mulyono berharap, hasil pendidikan dan latihan yang telah diperoleh benar-benar dipedomani dalam pelaksanaan tugas nanti di satuan. Proses belajar dan berlatih merupakan hal yang harus berlangsung terus-menerus dalam rangka mencapai tingkat profesionalisme yang diinginkan. Jangan segan untuk terus belajar baik melalui jalur formal maupun informal. Proses pembelajaran ini salah satunya dapat dibudayakan melalui penanaman kebiasaan membaca beragam literatur pengetahuan yang ada. Dengan bermacam pengetahuan yang di peroleh dari bacaan tersebut, wawasan dan kedewasaan berpikir pasti akan bertambah dan nantinya akan berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas di institusi TNI AD,ucapnya.

Prestasi akademik yang telah dicapai di Akademi Militer tersebut belum menjadi sebuah jaminan bahwa kalian nantinya akan memiliki prestasi dan keberhasilan yang sama di medan penugasan. Dibutuhkan pula tekad, komitmen, disiplin dan integritas yang kuat serta kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika lingkungan penugasan yang sangat dinamis dan bervariasi,tegas lulusan Akmil 1983 ini.

Lebih lanjut disampaikan, berakhirnya masa pendidikan di Akademi Militer merupakan awal dari rangkaian panjang penugasan dan pengabdian yang sesungguhnya, sebagai Perwira TNI AD yang profesional dan dicintai rakyat. Berpegang teguh pada idealisme keprajuritan selama mengabdi pada bangsa dan negara dengan selalu berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku. Dengan melakukan hal tersebut, kalian akan dapat berperan sebagai contoh dan tauladan bagi anak buah dalam melaksanakan tugas sehari-hari,?tegasnya.

Kasad juga menambahkan, para Taruna/i selalu berupaya meningkatkan kualitas diri dan daya saing individual masing-masing agar dapat menjawab tantangan jaman yang semakin kompleks tersebut. Jadikanlah perkembangan teknologi informasi menjadi sarana pendukung untuk menjadi Perwira-Perwira yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, baik di bidang profesionalisme kemiliteran maupun dalam aspek-aspek lainnya,ungkapnya.

Pada akhir amanatnya, Kasad mengingatkan kepada Taruna Tingkat IV yang akan segera dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Perwira, bahwa lulusan Akmil adalah prajurit profesional yang dibekali kemampuan akademis. Kemampuan profesional militer menjadi hal mutlak yang harus .(ril)

HUT Ke - 56 YONIF 121/Macan Kumbang Gelar Pekan Olahraga Bersama Warga

By On 4:25 PM

eXpose-Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 56 Yonif 121/MK Satgas Pamtas Yonif 12/MK menggelar pekan olahraga yang melibatkan masyarakat di sekitar perbatasan negara antara RI dan PNG di Papua. Pekan olahraga ini melombakan dan mempertandingkan beberapa cabang antara lain untuk kategori dewasa Bola Voli dan Tarik Tambang, untuk kategori remaja adalah Panahan sementara untuk kategori anak-anak lomba memasukkan belut ke dalam botol.

Pekan olahraga ini dibuka langsung oleh Wakil Komandan Satgas (Wadan Satgas) Yonif 121/MK Mayor inf Indra Rukmana yang ditandai dengan pemukulan bola pertama dalam pertandingan bola voli pada Kamis, 5 Juli 2018 bertempat di Pos Komando Taktis (Pos Kotis) Satgas Yonif 121/MK di Kampung Wonorejo Keerom Papua dan direncankan akan berlangsung selama 3 hari.

Sementara itu warga yang diundang dalam pekan olahraga ini terdiri dari beberapa kampung yang ada di daerah perbatasan negara antara lain dari Kampung Wonorejo, Kampung Wembi, Kampung Wambes, Kampung Yamara, Kampung Sawiyatami, Kampung Piawi dan Kampung Tami yang seluruhnya berada di Distrik Mannem Keerom Papua.

Khusus untuk cabang Panahan sengaja dipilih dalam pekan olahraga ini karena panah merupakan salah satu alat atau senjata tradisional Papua yang biasa digunakan untuk berburu. Namun Panah yang gunakan dalam lomba ini merupakan Panah hasil buatan tangan atau kreativitas sendiri personel Satgas Yonif 121/MK disela-sela waktu senggang di dalam menjaga perbatasan negara.

Dalam sambutannya Wadansatgas Yonif 121/MK Mayor Inf Indra Rukmana mengatakan agar para pemuda lebih mencintai olahraga karena dengan olahraga hidup kita dapat lebih sehat dan melaksanakan aktivitas dengan semangat.

Kami berharap dengan adanya pekan olahraga ini masyarakat terutama para pemuda dapat lebih mencintai olahraga karena olahraga hidup kita dapat lebih sehat dan bekerja juga lebih semangat. Dan dengan olahraga dapat menjauhkan atau mengalihkan perhatian terutama kepada pemuda menjauhkan diri terhadap Narkoba dan pengaruhnya, serta kami juga siap untuk mendukung dan membantu apabila warga akan melaksanakan kegiatan olahraga lainnya yang seperti ini?. Ujar Indra.

Puncak acara HUT ke 56 Yonif 121/MK akan diselenggarakan pada Jumat 7 Juli 2018 yang dipusatkan di Pos Kotis Satgas Yonif 121/MK dengan mengundang para pejabat pemerintah setempat, TNI dan Polri serta tokoh-tokoh masyarakat dan warga disekitar Pos Kotis.(r)

HUT Bhayangkara ke - 72 AKBP Eddy S. Tarigan,SIK Ziarah Makam Pahlawan

By On 4:08 PM

DeliSerdang – Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72, Kepolisian Resor Deli Serdang melaksanakan Upacara Ziarah makam Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Lubuk Pakam. Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Deli Serdang AKBP Eddy S. Tarigan,SIK Senin tanggal 09 juli 2018 pukul 07.30 WIB.
Kegiatan bertujuan untuk mengingatkan akan jasa-jasa pahlawan kepada anggota Polri, agar bisa menjadi semangat dalam melaksanakan tugas.
Upacara yang penuh khidmad ini, diikuti oleh peserta upacara yaitu Pejabat utama (PJU) Polres, Para Kapolsek, Personil Polres dan Bhayangkari.
Kegiatan diawali dengan upacara kemudian penghormatan dan mengheningkan cipta kepada arwah para pahlawan, yang selanjutnya peletakan karangan bunga oleh Kapolres Deli Serdang yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tabur bunga yang dilakukan oleh inspektur Upacara dan pejabat utama Polres Deli Serdang beserta Bhayangkari Cabang Deli Serdang.Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan Penghormatan terakhir yang dipimpin oleh Inspektur upacara.
“Ini sebagai bentuk penghormatan Kepolisian Republik Indonesia kepada pendahulu dan pahlawan yang telah berjasa kepada Polri dan juga bangsa dan Negara,” tegas Kapolres
Selanjutnya, Wakapolres Deli Serdang Kompol Arnis Syafni Yanti SE juga mengatakan bahwa kegiatan Ziarah ke Makam Pahlawan ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT Bhayangkara dari beberapa Kegiatan yang sudah dilaksanakan, diantaranya adalah Giat Jalan Santai dan Donor Darah yang dilaksanakan di Alun-alun Pemkab Deli Serdang dan Giat Jalan Santai dan Senam Bersama melalui acara Car free day yang dilaksanakan pada hari Minggu lalu.(sury)

Banyaknya Pedagang Demo ke DPRD Medan

By On 9:27 AM


Medan,Terkait Konferensi Pers Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSINDO) Kota Medan yang keberatan atas Statement Mulia Asri Rambe alias Bayek yang meminta Walikota Medan untuk mencopot Rusdi Sinuraya Dirut PD Pasar Kota Medan, Beston Sinaga SH,MH Anggota Komisi C DPRD Kota Medan kecewa terhadap Asosiasi tersebut karena seharusnya Asosiasi Pedagang harus bela Pedagang bukan bela Rusdi Sinuraya Dirut PD Pasar Kota Medan ” Ada apa ini, kok aneh, harusnya Asosiasi Pedagang Pasar bela Pedagang bukan membela Rusdi Sinuraya” ungkapnya di gedung DPRD Kota Medan,Senin (9/7).

Beston Sinaga SH.MH juga menambahkan persoalan pedagang sudah cukup pelik, banyak sekali pedagang pasar yang mengadu dan Demo ke DPRD Kota Medan, apa yang di sampaikan pak Bayek sudah benar, dia bicara sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Kota Medan dan anggota Pansus DPRD Kota Medan LKPJ Pemko Medan Tahun Anggaran 2017, Anggota Dewan memiliki hak Imunitas diatur dalam UU MD3, dia punya hak untuk berbicara karena Tugas Pokok dan Fungsinya DPRD adalah Pengawasan” Anggota Dewan bicara kok dilarang, itu hak Dewan dong, di lindungi Undang-undang, ada apa ini, berarti ada yang tak beres Dirut ini” ungkap Beston Sinaga asal partai PKPI ini.

Beston juga meminta ASPINDO Kota Medan membuktikan tudingan bahwa Bayek tidak senang terhadap Rusdi Sinuraya Dirut PD Pasar Kota Medan karena tidak diberi lahan parkir dan jaga malam di Pasar Marelan” Saya Sebagai anggota Komisi C tidak terima, sekretaris saya di dituding seperti yang disampaikan Aspindo Kota Medan, mereka harus buktikan, nanti bisa dilaporkan pencemaran nama baik” ungkapnya menutup wawancara dengan Wartawan.

Ketua Komisi IV Buruknya Infrastruktur Kota Medan

By On 9:23 AM


Medan,Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangunsong menilai buruknya infrastruktur Kota Medan, sehingga terus menjadi sorotan publik.

Menurutnya, proses perbaikan dan pembangunan infrastruktur terutama jalan dan drainase belum maksimal. Politisi Partai Demokrat itu menilai, hingga saat ini pihaknya masih banyak mendapat keluhan dari masyarakat terkait buruknya kondisi jalan dan drainase.

"Kawan-kawan anggota dewan yang lain, saat melakukan reses banyak mendengar keluhan masyarakat tentang buruknya drainase dan jalan, hingga membuat resah masyarakat, ironinya apabila hari hujan sejumlah kawasan di Kota Medan menjadi langganan banjir, berdampak kepada rusaknya jalan", ujarnya.

Parlaungan menyebut hal tersebut menjadi keluhan di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Medan.

"Masalah seperti ini kerap kami terima. Pemko Medan seharusnya bisa lebih maksimal lagi dalam membenahi jalan dan drainase yang ada", tegasnya.

Pantauan wartawan pada Senin, (9/7/2018) ruas jalan Bunga Cempaka Pasar III Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang digenangi air hingga sepinggang orang dewasa, para pengendara juga terlihat enggan untuk melewati jalan tersebut.

"Wah kalau jalan pasar III ini memang langganan banjir bang, hingga sampai kedepan kantor Camat Medan Selayang tergenang air, padahal sebelum bulan puasa kemarin (2 bulan lebih yang lalu) sejumlah drainase sudah diperbaiki, tapi tetap juga banjir, terkesan pekerjaan tersebut tak pakai perhitungan, hanya membuang-buang anggaran saja", ucap Sibun, salah seorang warga setempat yang mengaku resah apabila musim penghujan datang.

Dirut PD Pasar Tidak Pernah Mengeluarkan Pernyataan Menghina Anggota DPRD

By On 9:21 AM


Medan,Pernyataan Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota pansus LKPJ Tahun 2017 yang digelar Jumat, (29/6/2018) kemarin sekira jam 15.30 WIB di ruang Banmus Gedung DPRD Medan. Dalam pernyataannya, Dirut PD Pasar mengatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan menghina anggota DPRD Medan yang tergabung dalam pansus LKPJ Tahun 2017 sangat bertolak belakang dengan bukti yang telah dihimpun dari media cetak, media online & rekaman saat wawancara langsung dengan wartawan yang meliputnya.

Demikian dikatakan oleh Rajuddin Sagala, S.Pd.I lewat relisnya, Senin(9/7/18).

“Ternyata memang benar adanya, Dirut PD Pasar dengan jelas dan tegas mengatakan pansus LKPJ bodoh dan konyol, bahkan akan melaporkan pansus ke Poldasu termasuk ketua DPRD Medan, karena telah membacakan rekomendasi yang salah dari fakta yang ada,” ungkapnya.

Padahal sambungnya, semua laporan keuangan yang dibacakan tersebut itu hasil dari laporan tertulis yang diberikan oleh PD Pasar kepada tim Pansus LKPJ.

” Sangat besar indikasi Dirut PD  Pasar sejak ditunjuk sebagai Dirut oleh walikota Medan sering melakukan pembohongan, memanipulasi data yang tidak sesuai dengan fakta yang ada, seperti dalam pengakuannya sejak PD Pasar dipimpin oleh Rusdi meraih untung, padahal sampai sekarang belum pernah dari PD Pasar mendatangkan PAD untuk kota Medan,” sebut politisi dari fraksi Partai PKS Kota Medan ini.

Sementara lanjut Rajuddin lagi, Pemko telah menyuntikkan dana dari APBD Medan Ratusan Milyar. Bahkan saat anggota DPRD Medan melakukan RDP bersama PD Pasar,  sang Dirut jarang sekali hadir, bahkan beberapa kali pertemuan dibatalkan karena ketidak hadiran sang dirut, bukan itu saja,  finalisasi LKPJ juga tertunda penyebab utamanya adalah Dirut PD Pasar tidak menghadiri undangan yang sudah terjadwal tersebut.

” Sampai kapan prilaku sangat buruk tersebut terus dipertontonkan oleh dirut PD Pasar, sementara pasar yang ada di Medan seharusnya segera ditata, agar ke depan para pedagang merasa aman dan nyaman dalam berdagang,” ujarnya.

Di contoh Rajuddin lagi seperti pasar 5 Marelan yang penempatan para pedagang dengan sistem patok dengan harga meja diluar dari edaran pemko Medan, tetapi menggunakan edaran PD Pasar sendiri antara 10 sd 15 juta/meja sedangkan edaran dari sekda hanya 7 jutaan saja.

” Maka, maka saat pembahasan pansus LKPJ sengaja tim pansus merekomendasikan agar kelebihan biaya yang sudah dikutip tersebut wajib dipulangkan oleh PD Pasar kepada pedagang,” ucapnya.

Tambah anggota DPRD Kota Medan dati Dapil 1 ini lagi, tulah sebabnya LKPJ menganggap perlu dirut PD Pasar segera dievaluasi bahkan dicopot oleh Wali Kota mengingat tidak memperlihakan kinerja yang baik dan malah sebaliknya, melakuan kutipan liar, melakakukan pembohongan publik dengan pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Bila ini dibiarkan bukan saja PD Pasar akan melakukan hal yang lebih buruk dari sekarang, bahkan ikut memperburuk citra pemko Medan akibat dari segelinir orang yang tidak layak pada posisinya.

” Dalam waktu dekat anggota pansus LKPJ akan memberikan laporan langsung kepada ketua DPRD Medan terkait buruknya kinerja jajaran PD Pasar terutama Rusdi Sinuraya selaku Dirut. Juga akan diberikan bukti akurat pelecehan dan penghinaan terhadap lembaga DPRD Medan,” pungkasnya.

Parlaungan Minta Dinas Perhubungan Kota Medan Tindak Jukir Liar

By On 9:18 AM


Medan - Maraknya petugas parkir yang menjual-jual nama Dinas Perhubungan Kota Medan membuat banyak masyarakat gerah. Apalagi ketika si petugas parkir tersebut muncul di saat kenderaan hendak jalan, dan petugas parkir datang sambil meminta uang parkir, tanpa memiliki kartu identitas dan tidak memakai baju khusus petugas parkir.

Selain itu, petugas parkir juga sering menimbulkan kesembrautan lalulintas dan menambah kemacetan. Seperti yang terjadi di Jalan Juanda Medan tepatnya di jembatan Juanda dekat Bakso Amat. Disitu terlihat jelas petugas parkir sering mengarahkan pengendara untuk memarkirkan kenderaan mereka diatas jembatan tersebut, sementara hal itu tidak dibenarkan sesuai peraturan.

Untuk itu Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Parlaungan Simangunsong meminta Dinas Perhubungan kota Medan tindak tegas oknum yang mengaku sebagai petugas parkir dari Dishub. Selanjutnya, Dinas Perhubungan Kota Medan harus memberikan pelatihan bagi seluruh jukir agar mengerti tentang tugasnya serta memahami sedikit  Udang-Undang tentang Lalu lintas dan parkir.

" Sudah seharusnya Dinas Perhubungan memberikan pendidikan dan pelatihan tentang aturan tata cara parkir yang baik dan benar agar di lapangan mereka paham mana lokasi yang boleh di jadikan tempat parkir dan mana yang tidak boleh," ujar Politisi dari Partai Demokrat ini, Senin (9/7) diruangannya.


Lanjut Parlaungan lagi, bahwa Kadis Perhubungan harus peka terhadap berbagai laporan baik dari masyarakat dan media yang menyoroti kinerja petugas parkir di lapangan, dan langsung memberikan teguran kepada petugas parkir yang diketahui menjadi penyebab kemacetan dan meletakkan parkir kenderaan tidak sesuai aturan.

Untuk petugas Jukir Liar, Parlaungan meminta agar Dinas Perhubungan di lapangan mendata ulang kembali anggotanya dan melengkapi atribut parkir yang dibutuhkan, termasuk karcis parkir sesuai zona parkir di masing-masing lokasi.

" Kita minta Kadishub Kota Medan, mendata ulang kembali petugas parkir yang bertugas dilapangan ternasuk penyediaan karcis parkir. Jangan hanya untuk mengejar setoran, Dishub tidak peduli terhadap warga masyarakat yang dapat dirugikan atas ulah jukir yang tidak bertanggung jawab,"pungkas Parlaungan Simangunsong.

KPU Sumut Menetapkan Eramas Sebagai Pemenang Pilgubsu 2018

By On 11:23 PM


Medan, Expose.web.id,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara akan menetapkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2018-2023,menyusul tidak adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dari pihak lawan pasca rekapitulasi hasil Pilgubsu di hotel le Polonia pada Minggu (8/7/2018) lalu.
Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga (poto) menjelaskan , sebagaimana tertuang dalam surat edaran KPU RI kepada KPU Sumut bahwa dalam penetapan hasil pilkada serentak harus melewati batas perselisihan hasil pemilih (PHP).
Menurutnya MK akan menyampaikan pemberitahuan kepada KPU RI lewat buku registrasi perkara pilkada serentak pada 23 Juli 2018 mendatang. “Karena gugatan Pilgub Sumut tidak ada di dalamnya maka kami akan bisa menetapkan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih paling lambat 25 Juli 2018 mendatang," kata Benget kepada iNews.id, Jumat (13/7/2018).
Benget mengungkapkan KPU Sumut saat ini tengah menunggu registrasi dari KPU RI untuk menetapkan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih. "Kami optimistis bahwa tanggal 24 Juli 2018, akan menerima registrasi dari KPU RI. Kemudian paling lambat 25 Juli, kami akan menggelar rapat pleno untuk penetapan gubernur dan wakil gubernur Sumut terpilih,” ujarnya.
Dari hasil rekapitulasi suara yang disampaikan oleh KPU 33 kabupaten/kota se-Sumut, pasangan calon nomor 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) unggul dari pasangan nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). Pasangan Eramas berhasil mendapat suara sebanyak 3.291.137 atau 57,57 persen, sementara itu pasangan Djoss berhasil meraih 2.424.960 suara atau 42,42 persen. Sedangkan suara yang tidak sah berjumlah 90.770 suara.

Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgubsu 2018

By On 10:11 PM


Medan, Expose.web.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara mengadakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara 2018 di Hotel Le Polonia, minggu (8/7/2018) Medan

Berikut Rekapitulasi suara tiap – tiap Kabupaten/Kota :

1. Kabupaten Asahan untuk pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa
Jumlah suara : 224.950
. Pasangan Nomor urut 2 Djarot Saiful
Hidayat dan Sihar Sitorus jumlah suara :
74.333
2. Kabupaten Batu Bara untuk pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa
Jumlah suara : 124.911
. pasangan Djarot Saiful Hidayat dan
Sihar Sitorus jumlah suara : 49.252
3. Kabupaten Dairi untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 26.956.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 119.713
4. Kabupaten Deli Serdang untuk pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 458.646
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 250.717
5. Kabupaten Humbang Hasundutan untuk
Pasangan Edi Rahmayadi dan Musa
Rajeksa jumlah suara : 4.905
. Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 73.915
6. Kabupaten Karo untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 23.807
. Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 127.513
7. Kota Binjai untuk pasangan Edi Rahmayadi
dan Musa Rajeksa jumlah Suara : 83.229
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 26.794
8. Kota Gunung Sitoli untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 7.854
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 38.399
9. Kota Medan untuk pasangan Edi Rahmaya
Dan Musa Rajeksa jumlah suara : 551.6641
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 357.377
10. kota Padang Sidempuan untuk pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 85.930
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 15.476
11. Kota Pematang Siantar untuk Pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 41.551
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 68.604
12. Kabupaten Tapanuli Utara untuk
Pasangan Edi Rahmayadi dan Musa
Rajeksa jumlah suara : 13.178
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 137.350
13. Kabupaten Tobasa untuk Pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara 5.064.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah Suara :75.694
14. Kabupaten Tapanuli Tengah untuk
Pasangan Edi Rahmayadi dan Musa
Rajeksa jumlah suara : 32.592
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 109.732
15. Kabupaten Tapanuli Selatan untuk
Pasangan Edi Rahmayadi dan Musa
Rajeksa jumlah suara : 93.884
Pasangan Djarot Sihar Sitorus jumlah
Suara : 29.474
16. Kabupaten Simalungun untuk Pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 178.022.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah Suara : 194.235
17. Kabupaten Serdang Bedagai untuk
Pasangan Edi Rahmayadi dan Musa
Rajeksa jumlah Suara : 175.777.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat Sihar
Sitorus jumlah suara : 77.115
18. Kabupaten Samosir untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 2.321.
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 54.566
19. Kabupaten Nias Selatan untuk Pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 23.534
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 73.616
20. Kabupaten Nias Barat untuk pasangan
Edi Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 6.107
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 20.532
21. Kabupaten Nias untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 5.427
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 40.629
22. Kabupaten Madina untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 162.034
Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar
Sitorus jumlah suara : 19.900
23. Kabupaten Langkat untuk pasangan Edi
Rahmayadi dan Musa Rajeksa jumlah
Suara : 326.043
Pasangan Djarot Saiful Hid

Sosialisasi Perda KTR Oleh Wong Chun Sen Tarigan

By On 9:28 AM


Medan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B menyampaikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Minggu (8/7/2018) sekitar pukul 11.00 WIB, di jalan Tombak, Kecamatan Medan Tembung.

Pada kegiatan sosialisasi Perda Kota Medan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dihadiri oleh Camat Medan Tembung, Lurah, Kepala Lingkungan (Kepling), warga masyarakat dan Wartawan.

Dalam mensosialisasikan Perda Kota Medan di daerah Dapil III (tiga), anggota Dewan dari Komisi II (dua) DPRD Kota Medan Ini menyebutkan bahwa pengaruh merokok dan asap rokok sangat beresiko pada kesehatan.

Dikatakannya, menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization) pada tahun 2015, setiap tahun di seluruh dunia lebih dari 5 juta orang meninggal dunia akibat merokok. Angka ini sangat dahsyat dan diperkirakan juga akan meninggal sebanyak 8 juta orang pada tahun 2030.

“Pengaruh merokok sangat beresiko. Di Indonesia ini,  data tahun 2010 setiap tahun ada 200 ribu orang meninggal gara-gara rokok. Bayangkan, jadi kalau dibagikan dalam satu tahun 365 hari, itu kira-kira ada 548 orang setiap hari meninggal dunia gara-gara rokok, akibat rokok itu,” jelasnya.

Wong Chun Sen menambahkan, dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesadas) menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 92 juta perokok pasif (orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok) di Indonesia.

“Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok menghirup asap akibat orang yang disebelahnya merokok. Itu pengaruhnya, 62 juta perempuan dan 30 juta laki-laki dan 11,4 juta anak-anak usia 0 sampai 4 tahun. Jadi, pengaruh asap rokok yang dihirup oleh anak kecil tersebut sangat berdampak, bagi perokok pasif,” terangnya.

Pada peraturan daerah atau Perda Kota Medan Nomor 3 Tahun 2014, tentang kawasan tanpa rokok sudah jelas bahwa peraturan kawasan tanpa rokok sudah diberlakukan dalam Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen lembaga Negara Republik Indonesia.

Kotak Suara 33 Kab/Kota Diantar ke KPU Sumut

By On 2:40 AM


Medan, Expose.web.id, Kotak suara hasil perhitungan perolehan suara pada Pilgubsu 2018 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara mulai tiba di Kantor KPU Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. Kotak suara tersebut diantar oleh masing-masing perwakilan KPU kabupaten/kota dengan dikawal oleh pihak kepolisian.

Pantauan hingga sore tadi beberapa kotak suara yang sudah masuk diantaranya berasal dari KPU Kota Medan, Tanjung Balai,, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kabupaten Asahan, Kota Gunung Sitoli dan beberapa lainnya.

Sebelumnya komisoner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain mengatakan proses rekapitulasi tingkat KPU Sumatera Utara akan mereka gelar pada Minggu (8/7) mendatang.

Landen Marbun Mengapresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan

By On 1:48 AM


Medan,Anggota DPRD Medan, Landen Marbun, mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto, beserta jajarannya yang berhasil menekan angka tindak kejahatan selama Januari-Juni 2018 ini.
“Kita sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan Pak Kapolrestabes beserja jajarannya. Ini sungguh sebuah upaya yang dalam menciptakan suasana kondusif dan nyaman di Kota Medan,” ujar Landen Marbun, saat berbicara kepada wartawan di Medan, Jumat (6/7/2018).

Ketua Fraksi Partai Hanura itu juga sangat mengapresiasi statemen Kapolrestabes Medan yang mengatakan akan mengejar sampai ke ujung dunia bagi pelaku tindak kejahatan yang coba-coba imgin beraksi di Kota Medan.

“Tekad Pak Kapolrestabes tersebut harus kita dukung. Ini sebuah warning bagi pelaku kejahatan supaya jangan macam-macam di Kota Medan. Dan langkah ini betul-betul ingin menciptakan rasa aman dan nyaman,” kata Landen.

Untuk itu, Landen, mengajak segenap stakeholder dan lapisan masyarakat agar mendukung sepenuhnya tekad Kapolrestabes Medan tersebut. “Artinya, tidak mungkin pihak Kepolisian bekerja sendiri dalam menciptakan kondusifitas di kota ini tanpa peran serta masyarakat dan stakeholder yang lain,” tegas Landen.

Kedepan, imbuh Landen, pihaknya berharap pihak Kepolisian dapat lebih menekan angka kejahatan di Kota Medan, terutama dengan terhadap kasus-kasus narkoba, perampokan, begal dan tindak kejahatan jalanan lainnya.

“Mudah-mudahan kedepan angka kriminal turun lagi secara signifikasn, sehingga masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjakankan aktifitas dan kehidupan sehari-hari. Makanya dibutuhkan juga peran serta masyarakat membantu tugas kepolisian,” kata Landen.

Ia juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pihak Kepolisian serta pihak lainnya atas sukses dan amannya pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgubsu) 2018 di Kota Medan pada 27 Juni 2018 lalu.

“Selain KPU dan jajarannya sebagai penyelenggara, tentunya keterlibatan kerja keras pihak Kepolisian dalam pengamanan tak bisa kita pungkiri telah memberikan andil, sehingga pelaksanaa Pilgubsu 2018 berlangsung dengan aman dan damai. Hal itu juga harus kita apresiasi,” pungkasnya.

Contact Form

Name

Email *

Message *