HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kota Medan Menyediakan Hotline Call Center

Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan menyiapkan hotline call center yang bisa dihubungi untuk pengaduan masyarakat terkait dengan bantuan sosial (Bansos) yang diberikan Pemko Medan kepada masyarakat akibat wabah Covid-19.

Permintaan itu disampaikan, Afif Abdillah, dalam kunjungan Komisi II DPRD Kota Medan ke Dinsos Kota Medan, Selasa (7/4/2020) yang dipimpin Ketua Komisi II, Aulia Rachman.

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini mengaku, mengapresiasi Pemko Medan yang memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat yang lost income (tidak berpenghasilan) akibat wabah Covid-19.

Namun, katanya, kriteria penerima bantuan harus jelas, sehingga distribusinya benar-benar tepat sasaran. “Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan dan menjadi ajang mencari keuntungan,” ujarnya.

Pemberian bantuan beras 1.000  ton ini juga, pinta Afif, harus dilakukan secara bertahap dan terdisribusi dengan baik. “Karena dari informasi kita terima, ada warga hanya dapat 1,5 Kg beras, bukan 5 Kg per KK. Inikan harus ditelusuri, kenapa bisa begini dan apakah ada unsur kesengajaan,” katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi II, Sudari, meminta Dinsos membuat surat edaran secara jelas tentang kriteria serta batas waktu pendataan penerima Bansos.

29 Mei

Sementara Kadis Sosial Kota Medan, Endar Sutan Lubis, menyatakan pendataan penerima Bansos beras sampai pada 29 Mei 2020 sesuai jadwal status tanggap darurat Kota Medan terhadap kasus covid 19.

“Kami terus melakukan pendataan dan masyarakat diminta ikut berpartisipasi dengan melaporkan ke Kepling. Untuk kriterianya yakni warga miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah serta kehilangan pendapatan karena kasus Covid,” katanya.

Endar mengakui, untuk pendataan warga penerima Bansos ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, sehingga pihaknya membangun aplikasi agar pendataan tepat sasaran.

“Kelurahan yang sudah siap pendataannya langsung kami distribusikan berasnya. Sampai sekarang sudah 50 ton beras yang disalurkan dan hari ini sudah ada tambahan 50 ton beras lagi. Jenis beras yang diberikan medium plus. Jadi, kalau ada yang menerima beras dalam keadaan rusak jangan dipakai dan dijamin akan diganti lagi,” terang Endar.

Hadir dalam kunjungan itu Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala, Sekretaris Dhiyaul Hayati dan anggota Johanes Hutagalung.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *