HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diduga Tempat TKI Illegal Berkedok Sekolah Pelatihan

Expose.web.id                             Rabu, Tanggal : 04 Maret 2020.                                      Pukul 15.15 Wib        Lokasi : Komplex Ruko Tiban centre, Kecamatan Sekupang Batam - Kepri.                         Hasil pantauan tim awak media ini Senin, 02/03/20 suasana atau keadaan luar dilokasi tempat penampungan dan penyalur TKI illegal tersebut tampak lengang dan sepi, yang ada hanya satu orang security atau bodyguard dan empat orang pegawai office (kantor) dari yayasan jasa penampungan dan penyalur TKI illegal yang tertulis di spanduk depan pagar pintu masuk " EMAS ABADI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN ".                       Tim awak media ini sempat mewawancarai penanggung jawab atau kepala kantor Ibu Santi yang berparas ayu dan begitu ramah serta sopan tutur katanya.           " Disini big bossnya orang singapura, perusahaan induknyapun disana,  kalau tidak ada pasfor bisa  diuruskan agent tetapi potong gaji, setiap pekerja harus dilatih terlebih dahulu, setelah selesai dilatih barulah diberangkatkan ke  negara Singapura atau negara Malaysia, sampai disana menuju ke tempat agent, selama pelatihan pekerja di messkan atau diinapkan,  ditempat pelatihan juga dan pekerja boleh pulang satu kali seminggu selesai pelaihan di Batam (Indonesia). "            Tim awak media ini juga sempat mewancarai tiga orang ibu yang hendak dan akan dipekerjakan disana, seorang ibu sebut saja mawar  berparas manis, berkulit sawo matang dan bertubuh pendek,  " Disini lucu bu/pak, masok diperbolehkan bekerja di luar negeri tanpa izin dari suami bagi perempuan yang sudah menikah atau tanpa izin orang tua bagi perempuan yang belum menikah, inikan bisa jadi kasus nanti, sementara seperti saya ini maupn saya jadi babu atau pembantu rumah tangga di negeri jiran hanya karena demi pengobatan suami yang sedang sakit-sakitan dan buat biaya pendidikan empat orang anak, ujarnya penuh haru.  "                          Pengiriman tenaga kerja ke luar negara Republik Indonesia untuk dieksploitasi dapat dijerat menggunakan Pasal 4 UU 21/2007 atau tidak, untuk itu perlu diuraikan unsur-unsurnya sebagai berikut  :
Setiap orang;
Membawa warga negara Indonesia ke luar wilayah negara Republik Indonesia;
dengan maksud untuk dieksploitasi di luar wilayah negara Republik Indonesia.
Agar dapat dipidana atas dasar tindak pidana perdagangan orang, maka kesemua unsur di atas harus terpenuhi.  Apabila unsur-unsur di atas tidak terpenuhi, maka tidak dapat dipidana.
Contoh Kasus :
Contoh kasus berkaitan dengan Pasal 4 UU 21/2007 dapat dilihat dalamPutusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor: 246/Pid.Sus/2015/PN.Bks.
Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana: “secara bersama-sama melakukan permufakatan jahat melakukan perdagangan orang untuk dieksploitasi di luar wilayah negara Republik Indonesia” sebagaimana diatur dalam Pasal 4 jo. Pasal 11 jo. Pasal 48 ayat (1) UU 21/2007.
Dalam kasus ini terdapat sedikit perbedaan dengan kasus lain, bahwa terdakwa bersama-sama melakukan permufakatan jahat melakukan perdagangan orang untuk dieksploitasi di luar Indonesia, sehingga dipidana selama 3 tahun dan pidana denda sejumlah Rp 120 juta subsidair pidana kurungan selama 1 bulan.                       Selain itu terdakwa juga dihukum untuk membayar restitusi kepada beberapa saksi korban, masing-masing sejumlah Rp 3 juta subsidair pidana kurungan 1 bulan.
Pada dasarnya terdakwa memenuhi unsur Pasal 4 UU 21/2007. Dalam pertimbangan majelis hakim, dijelaskan perihal unsur dengan maksud sebagai berikut: Terdakwa yang telah mengurus medical check up, membuatkan passport dan mengurus keberangkatan para saksi korban ke luar wilayah negara Republik Indonesia yaitu Hongkong (namun akhirnya hanya sampai di Kuala Lumpur Malaysia) dengan maksud untuk dieksploitasi di luar wilayah negara Republik Indonesia karena jelas terdakwa mengetahui bahwa para saksi korban tidak dibekali keterampilan, tidak memiliki dokumen Perjanjian kerja, tidak diasuransikan sebagai

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *