HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Maraknya Kasus Pemalsuan dan Penipuan Merk Ternama

Expose.web.id          Setiap Orang yang dengan tanpa hak menggunakan Merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (Dua milyar rupiah).        Perlu adanya Penegakan Hukum yang tegas dari Pihak yang berwajib, dalam hal ini Pasal 90 dalam Undang-Undang No 15 Tahun 2001 Tentang Merek mengatur didalamnya mengenai tindak pidana merek “Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan merek yang sama pada keseluruhannya dengan merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, di pidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak 1.000.000.000 (satu milyar rupiah)”, pada implementasinya penegakan hukum terhadap sanksi pidana tersebut belum diterapkan dengan baik. Skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan penegakan hukum terhadap pelaku pemalsuan merek barang, hambatan dalam penegakan hukum terhadap pemalsuan merek barang serta upaya penanggulangan terhadap pemalsuan merek barang.             Hal ini terjadi dilokasi sei harapan Sekupang lewat PT.VOLEX Sei harapan Kecamatan Sekupang dekat gudang solar illegal yang sehari-harinya memproduksi  spring bed ternama bermerk Australian Pillo dan merk simson yang hasil buatannya sangat mirip sekali dengan yang asli.                    Dari hasil investigasi Tim awak media Senin Tanggal 16/12/2019 sekira Pukul :  17.15 Wib, tim awak media ini sempat bertanya dengan Security bertumbuh pendek, pria setengah baya, berkulit hitam, berambut keriting sebut saja paktua. Di spanduk sablon depan pintu gerbang perusahaan tersebut tertulis ucapan PT.GMI yang tanpa ada plang nama  dan tanpa daftar gudang dari instansi terkait, " Sehari-hari perusahaan ini memproduksi lima puluh springbed bermerk Australian Pillo dan merk simson yang kualitasnya hampir sama bagusnya dengan yang asli, kita sangat nyaman bekerja disini, pakaian bebas bisa pakai kaos dan sendal jepit karena pemilik atau big boss kita pak andi itu  baik, fair, pintar dan licin orangnya, dekingnyapun kuat loh..""" jadi kita bekerja tidak pernah takut atau was-was, ucapnya dengan sedikit angkuh."                      Dari maraknya kasus Pemalsuan dan Penipuan yang membawa Merek ternama, ada banyak yang merasa di rugikan terlebih yang memiliki merek Itu sendiri. Terkait hal ini, sudahkah di lakukan dengan optimal penegakan Hukum. Jika jawabannya : Iya, kenapa..??? kemudian Masih marak hal terkait kasus pemalsuan Merek???. Tanda Tanya besar yang kemudian menjadi PR bersama. Agar bagimana Hukum dapat di tegakkan dengan sebaik mungkin.             Yang salah akan tetap di posisi salah, dan patut di hukum sesui Kesalahnnya. Mari berbenah Bersama…!!!""""           #TIM FERRA-RI#

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *