HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pasar Kampung Lalang Masih Juga Bermasalah

Permasalahan yang terjadi di pasar tradisional Kampung Lalang, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia tampaknya tidak pernah ada habisnya. Sebelumnya pasar tradisional milik PD Pasar Kota Medan tersebut sempat tertunda pembangunannya karena bermasalah dan setelah selesai di bangun pun, pasar tradisional Kampung Lalang ini masih juga bermasalah. Misalnya, terjadinya perselisihan antara para pedagang yang ada di lantai dua akibat rebutan lokasi tempat berjualan, rubuhnya tembok pasar Kampung Lalang usai diresmikan, meskipun tidak memakan korban jiwa, terbakar akibat terjadi korslet listrik pada tanggal 16 April 2019 lalu, selanjutnya terjadi penyegelan terhadap 17 kios oleh Bawasko Pemko Medan.


“Kapan masalah pasar Kampung Lalang selesai?,” tanya Anggota Dewan PerwaKilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan ini di gedung DPRD Kota Medan, Senin (8/7/2019).

Saat dimintai tanggapan terkait penyegelan kios yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pasar Kota Medan, Andi Lumbangaol yang juga politisi dari Partai PKPI Kota Medan ini mengatakan, menurut yang ia ketahui, proses penyegelan itu dilakukan hanya oleh pihak pengadilan, sehingga hanya kembali mempertanyakan proses penyegelan yang dilakukan pemko Medan terhadap ke-17 kios yang di duga tidak ada pemiliknya tersebut.

“Jika penyegelan setahu saya hanya dilakukan oleh pihak pengadilan. Namun, pihak-pihak yang sudah mengetahui adanya penyegelan harus juga mematuhi aturan hukum yang berlaku, jangan pula meski di segel, kios malah tetap di buka, seolah hukum di Negara ini tidak berlaku, karena pastilah ada sanksi dan kekuatan hukum dari penyegelan yang dilakukan,” terang anggota komisi A (1) DPRD Kota Medan ini.

Sementara itu, amatan Wartawan di lokasi pasar Tradisional Kampung Lalang, terlihat ke-17 kios tersebut tertutup dan tidak ada terbuka, tidak hanya itu saja, kertas penyegelan yang sempat dicabut oleh pihak yang belum diketahui dari beberapa kios, saat ini telah kembali terlihat tertempel di depan pintu kios tersebut. Namun, ketika awak media menelusuri lebih dekat, ternyata ada satu kios yang terlihat dari depan tertutup, ternyata, dari samping, kios tersebut terbuka dan pemilik kios juga sedang sibuk melakukan pembersihan.

Informasi yang didapat, bahwa sudah ada kios yang diduga sudah ada pemiliknya  dan rencananya akan di jadikan kios jual beli emas. Sementara pengakuan dari bagian perekonomian Pemko Medan dan Sekda Kota Medan saat dikonfirmasi pekan lalu, menyebutkan bahwa ke-17 kios tersebut sampai saat ini belum ada mengeluarkan izin untuk di operasionalkan atau belum ada di jual kepada pedagang.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *