HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Keributan Puluhan Pedagang Mendapat Sorotan DPRD Medan

Keributan puluhan pedagang kain di Pasar Kampung Lalang pada Jumat (17/5/2019) kemarin menjadi sorotan anggota DPRD Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, SE. Politisi dari Partai Gerindra Kota Medan ini berharap agar PD Pasar Kota Medan di bawah pimpinan Rusdi Sinuraya segera memberikan solusi kepada para pedagang kain yang seharusnya berdagang di lantai II di Pasar Tradisional Kampung Lalang Medan.
“PD Pasar Kota Medan harus segera memberikan solusi bagi para pedagang kain yang seharusnya ditempatkan di Lantai II Pasar Kampung Lalang, agar para pedagang dapat berjualan dengan normal kembali. Jangan ada zoning-zioningan bagi para pedagang kain di pasar tersebut, jika ini terjadi maka sampai kapan pun pedagang di sana tidak akan dapat nyaman berjualan,” terang anggota Komisi C DPRD Kota Medan tersebut, Minggu (19/5/2019) ketika dihubungi wartawan melalui ponselnya.
Dame Duma Sari Hutagalung yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Kota Medan periode 2019-2024 dari Dapil I Kota Medan ini menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari para pedagang di Pasar Kampung Lalang bahwa selama ini para pedagang kain diberikan hak untuk berjualan di lantai II. Mereka disuruh menempati kios-kios yang masih kosong. Sementara diketahui kios-kios yang masih kosong tersebut sudah ada pemiliknya, hanya tinggal menunggu waktu agar kios yang sudah ada pemiliknya tersebut dibuka.
”Mereka (para pedagang kain-red), disuruh berjualan kain di Lantai II dengan memakai kios-kios yang masih kosong, sementara mereka sudah memiliki kartu kios untuk ditempati. Namun pihak PD Pasar tidak meletakkan para pedagang sesuai dengan nomor kartu kepemilikian kios mereka masing-masing, sehingga para pedagang terpecah-pecah. Mirisnya, ada pedagang yang sudah lama berjualan kain, malah harus berjualan tidak sesuai pengalaman dan keinginannya, pastilah jadi repot,” terang Duma.
Akibatnya, sambung Dame Duma Hutagalung, para pedagang kain protes dan meminta agar pihak PD Pasar ataupun kepala Pasar KP Lalang segera memberikan tempat bagi pedagang kain sesuai nomor kios mereka masing-masing.
”Jika penzoningan dilakukan itu sama saja merampas hak para pedagang dan kondisi pasar Kampung Lalang bisa jadi semakin semrawut,” ujarnya.
Sebelumnya di tempat terpisah, Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya ketika ditemui di Kantor Walikota Medan, mengatakan jumlah pedagang di pasar Kampung Lalang saat ini sudah membludak, sehingga harus segera diatur ulang kembali.
”Memang kendala di sana masih ada dan para pedagang tampaknya membludak, maklumlah saat ini susah mencari kerja, sehingga bisa saja para pedagang bertambah. Namun kita segera akan tindaklanjuti, akan kita rapikan, bagi pedagang yang memiliki nomor kios akan kita sesuaikan dengan jenis dagangan mereka nantinya, sehingga kita harapkan pedagang Pasar KP Lalang dapat kembali berjualan dengan nyaman dan sesuai dengan dagangan mereka masing-masing, ya seperti pedagang kain itu tadi,” pungkas Rusdi Sinuraya.

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *